Mr. Mung .Web.Id

Latest Post

Berikut Kebijakan Terbaru Tentang Ujian Nasional 2017, Hasil Rapat Koordinasi Tanggal 22 Desember 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia:
Kebijakan tentang Ujian Nasional dan Ujian Sekolah 2017:
  1. Ujian Nasional tetap dilaksanakan.
  2. Ujian Sekolah ditingkatkan mutunya menjadi USBN 2017 (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) untuk beberapa mata pelajaran.
  3. Memperluas pelaksanaan berbasis komputer, baik UN maupun USBN.
Mata Pelajaran UN dan USBN:


Jadwal Persiapan dan Pelaksanaan UN dan USBN 2017 :
  • 21 Desember 2016 : Kisi-kisi UN dan USBN selesai dibuat
  • 31 Januari 2017 : Pelatihan narasumber tingkat provinsi
  • 15 Maret 2016 : KKG/MGMP selesai menyusun soal mandiri
  • 1 April 2017 : Perakitan dan distribusi master soal ke sekolah
  • 3-6 April 2017 : Pelaksanaan UN SMK
  • 10-13 April 2017 : Pelaksanaan UN SMA/MA
  • 2, 3, 4, 15 Mei 2017 : Pelaksanaan UN SMP/MTs gelombang I
  • 8, 9, 10, 16 Mei 2017 : Pelaksanaan UN SMP/MTs gelombang II
Persiapan Pelaksanaan UN 2017:
  1. Untuk meningkatkan efisiensi, mutu, reliabilitas, integritas, dan kehematan UN dilaksanakan dengan moda UNBK
  2. Jadwal UN jenjang SMK, SMA/MA, dan SMP/MTs tidak bersamaan sehingga komputer dapat digunakan bergantian (resource sharing)
  3. Sekolah/Madrasah dengan jumlah komputer lebih dari 20 buah dan memiliki server dapat ditetapkan menjadi tempat pelaksanaan UNBK
  4. Siswa SMA/MA dari sekolah yang belum memiliki infrastruktur UNBK mengikuti ujian di SMK atau SMP/MTs pelaksana UNBK, demikian pula sebaliknya
  5. Dinas Provinsi/Kabupaten (Sesuai kewenangan) menetapkan tempat ujian bagi siswa dari sekolah yang belum memiliki fasilitas berdasar kedekatan jarak antar sekolah
  6. Sudah terdata 12.053 sekolah/madrasah siap menjadi tempat pelaksana UNBK, dengan kapasitas total 2.188.947 siswa
Informasi lengkapnya silahkan simak presentasi hasil pemaparan kementerian pendidikan dan kebudayaan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Ujian Nasional 2017 dibawah ini:

VLOGGER ? apalagi ini ya... hehe... mungkin sebagian dari anda masih merasa asing dengan istilah VLOGGER, kalau istilah BLOGGER saya rasa sudah biasa terdengar di telinga anda. 

VLOG sebenarnya hampir sama dengan BLOG yaitu sebagai media sharing informasi, ilmu, hiburan melalui internet, perbedaanya adalah VLOG berupa audio dan video yang saat ini banyak kita jumpai di youtube. sedangkan BLOG sharing melalui internet yang cenderung fokus berupa tulisan, artikel-artikel.

Pengelola BLOG dinamakan BLOGGER sedangkan pengelola VLOG dinamakan VLOGGER. BLOGGER bisa mendapatkan penghasilan yang menggiurkan dari aktifitas blogingnya, VLOGGER juga bisa mendapatkan penghasilan yang tidak kalah menggiurkanya dari aktifitas vlogingnya.

Baca: 10 Milyarder Hasil dari Vloging

Sedikit Sejarah Vlog
Dimulai dari sesorang bernama Adam Kontras yang memposting sebuah video bersama dengan entri blognya pada tahun 2000. Dan di tahun yang sama pada bulan November, Adrian Miles memposting video yang mengubah text pada gambar diam dan menggunakan kata vlog yang merujuk pada video blog yang ia posting. Dan di tahun 2004, Steve Garfield meluncurkan video blognya sendiri dan menyatakan bahwa tahun itu adalah tahunnya video blog. Nah, sejak saat itu mulailah dikenal yang namanya vlog.

Vlog meningkat popularitasnya mulai awal tahun 2005. Yahoo! Videoblogging mengalami peningkatan anggota secara drastis. Dan di tahun itu juga, situs video sharing, YouTube muncul. Dan dalam sekejap, YouTube mendapat peringkat 5 website yang paling banyak dikunjungi.

Memang di awal kemunculan vlog di tahun 2005, Indonesia belum mengenal Vlog sama sekali. Tapi baru-baru ini, apalagi sejak tahun 2014, sudah banyak vlogger-vlogger Indonesia yang menekuni dunia VLOG karena menurut mereka menjadi VLOGGER ternyata bikin ketagihan dan bisa mendapatkan penghasilan yang besar. (Sumber)
Screnshot diatas contoh laporan penghasilan dari 1 video yang sudah di monetize

Berikut 4 jenis iklan dari Youtube yang cukup bikin Vlogger ketagihan, saya urutkan berdasarkan kemungkinan lebih banyak menghasilkan dolar:

1. Non-skippable in-stream ads

Non-skippable in-stream ads adalah: jenis Iklan yang akan tampil disela-sela video berjalan, dan tidak dapat diabaikan. Iklan video ini bisa muncul di awal, di tengah, atau di akhir video. Durasi iklan video ini bisa sampai 15-20 detik, dan pemirsa harus menonton iklan tersebut sebelum dapat menonton video pilihannya. Unit iklan pengiring 300x60 biasanya ditampilkan bersama video YouTube yang menampilkan iklan sela.  Iklan sela ini dijual berdasarkan CPM (Cost Per Milion), dan dapat menghasilkan CPM yang lebih tinggi dibandingkan format iklan lain di YouTube. Minat ingin mengaktifkan jenis iklan ini? silahkan isi formulirnya disini.

2. TrueView in-stream ads

Jenis iklan ini juga cukup banyak menghasilkan, TrueView Dalam-aliran adalah: "Iklan DalamStreaming TrueView". Dapat ditonton sebagai iklan video di awal atau di tengah tayangan pada konten mitra berdurasi pendek atau panjang yang ditonton di laman tontonan.

Pemirsa memiliki opsi untuk menonton iklan lengkap atau melewati iklan setelah menontonnya selama 5 detik. Pengiklan hanya ditagih jika pemirsa menonton iklan selama 30 detik atau menonton seluruh iklan, iklan mana saja yang lebih pendek.

3. Overlay in-video ads

Merupakan iklan hamparan transparan yang muncul dalam porsi yang lebih sedikit dari video Anda.
Mengizinkan iklan ini artinya YouTube kadang dapat menjalankan iklan hamparan transparan di bagian bawah video mitra. Iklan ini biasanya muncul pada titik 15 detik, yang dapat ditutup oleh pemirsa jika diinginkan, dan iklan akan otomatis diminimalkan jika pemirsa tidak melakukan apa pun. Iklan ini paling banyak dihitung berdasarkan yang di klik pengunjung/penonton.

4. Display ads

Ini adalah jenis iklan default dan yang menghasilkan paling rendah, karena memang terlihat sekali seperti iklan Biasanya dijalankan di seluruh area situs kecuali di Beranda. Iklan tersebut tersedia dalam bentuk iklan 300x250 yang muncul di sebelah kanan video unggulan dan di atas daftar saran video. Iklan tampilan 300x250 dapat muncul sebagai pengiring iklan hamparan DalamVideo atau sebagai iklan yang berdiri sendiri. Iklan ini juga paling banyak dihitung berdasarkan yang di klik pengunjung/penonton.  (inspirasi posting dari sini)

Hari Guru Nasionl 25 Nopember 2016 tinggal menghitung hari, tapi ternyata masih ada hal-hal yang menggelitik para Organisasi Profesi Guru selain PGRI. kenapa?? 
Berikut saya salinkan tulisan dari website nu.or.id yang berjudul: Pergunu Kritisi Pemerintah yang Menganakemaskan PGRI, Mengapa?

Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) menerangkan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 41 ayat (1) dan (2) dinyatakan bahwa guru membentuk organisasi profesi yang bersifat independen.

Pengertian independen antara lain:

1. Organisasi profesi tidak berafiliasi atau merupakan kelengkapan aparatur pemerintah,

2. Keberadaan masing-masing organisasi profesi guru, seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ikatan Guru Indonesia (IGI), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), dan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) adalah setara. Dengan demikian, pemerintah harus memperlakukan semua organisasi profesi guru harus adil dan tidak memihak (equal treatment).

3. Pemerintah tidak diperbolehkan memberikan fasilitas secara sepihak kepada organisasi profesi guru tertentu, misalnya: melakukan pemotongan gaji para guru untuk kepentingan organisasi profesi guru tertentu, memberikan kemudahan kepada pihak tertentu, sementara lainnya tidak, dan sebagainya.

Ketika perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2016 ini, ternyata pemerintah (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) memberikan keistimewaan pada PGRI dengan menuliskan Hari Ulang Tahun PGRI pada logo HGN 2016, maka sudah barang tentu hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen sebagaimana tersebut di atas.

Jika dalam penulisan “HUT PGRI ke 71” pada logo HGN 2016 tersebut, pemerintah mendasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tentang penetapan Hari Guru Nasional (HGN), maka hal ini adalah tidak benar, karena:

1. Dalam tata hukum di Indonesia, kedudukan Undang-Undang sudah barang tentu adalah lebih tinggi daripada Keputusan Presiden.

2. Disamping itu, dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tersebut, ternyata dari 3 amar atau poin keputusannya tidak satupun menyebutkan “HUT PGRI”, kecuali pada aspek pertimbangan/konsideran saja.

3. Pemerintah tidak boleh merayakan HUT sebuah organisasi profesi tertentu, yaitu PGRI (yang berdasarkan Undang-Undang seharusnya independen) dengan menggunakan fasilitas negara, baik sumber-daya uang maupun lainnya yang memberati keuangan negara.  Dengan kata lain, biarkan PGRI merayakan sendiri hari ulang tahunnya, seperti halnya organisasi profesi guru lainnya, bukan dengan membebani sumber-daya negara.

Berdasarkan hal tersebut, kami Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Ikatan Guru Indonesia (IGI), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), dan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) meminta kepada pemerintah (cq. Ketua Panitia Hari Guru Nasional 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia) untuk segera mencabut kalimat atau frase “HUT PGRI ke 71” pada logo HGN 2016.

Demikian pula halnya dengan berbagai atribut, dokumen, rekaman suara, dan lainnya dalam event HGN 2016 yang mengindikasikan tentang HUT PGRI ke 71.

Dalam kesempatan ini, Pergunu yang kembali dinahkodai oleh Dr KH Asep Saifuddin Chalim mengusulkan perlunya dilakukan peninjauan kembali terhadap Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional agar tidak terjadi salah tafsir bagi sebagian pihak.

Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/72830/pergunu-kritisi-pemerintah-yang-menganakemaskan-pgri-mengapa?

Workshop Online SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) GRATIS!

Bismillah, kelas SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) telah dibuka, khusus anda anggota IGI (Ikatan Guru Indonesia), silahkan anda gabung di group telegram SAGUSABLOG dengan cara KLIK: https://goo.gl/6Qhqzp  untuk belajar bersama dengan rekan-rekan Guru Blogger diseluruh Indonesia, Kelas Online Perdana akan dimulai tanggal 22 Oktober 2016.

Syarat mengikuti Workshop Online SAGUSABLOG sangat mudah:

  1. Install aplikasi TELEGRAM di smartphone, laptop atau tablet anda.
  2. Tunjukan No KTA IGI (Ikatan Guru Indonesia) anda.
  3. Ikuti workshop online dengan hati senang dan bahagia sampai TUNTAS.


MATERI KELAS SAGUSABLOG:

  1. Membuat blog guru dengan engine blogger
  2. Mendesain template blog guru dengan template bawaan blogger
  3. Mengganti template blog guru dengan template dari pihak ke 3
  4. Mendesain header blog guru
  5. Mengelola Blog guru:
    - Posting laman, artikel, teks, gambar dan video
    - Membuat kategori artikel
    - Membuat menu blog guru (Profil, Perangkat KBM,
    - Kalender Akademik, RPP, Silabus, Soal Online)
    - Membuat link dalam tulisan
    - Membuat link download dari google drive
  6. Membuat soal online di google drive
  7. SEO (Search Engine Optimization)
  8. Monetize Blog
  9. Custom Domain (Tingkat Lanjut)



Hormat Kami;
Pengelola SAGUSABLOG
1. Amin Mungamar (Mr. Mung) (Kabid TI PP IGI)
2. Dahli Ahmad (Kabid Organisasi dan Keanggotaan PP IGI)

Cara Membuat Soal Online dengan iSpring QuizMaker sebagai solusi membuat soal interaktif, keren, dan powerfull. Kenapa saya katakan power full? tentunya karena aplikasi ini boleh dikatakan lengkap dari sisi fitur untuk membuat soal-soal, disamping itu saat ini sudah mendukung tampilan mobile, sehingga soal-soal yang telah kita buat tetap bisa dibuka dari berbagai jenis device, tidak terbatas pada komputer desktop atau laptop saja, melainkan bisa dibuka juga di smartphone.

Teknologi HTML5 yang ada pada aplikasi iSpring QuizMaker ini sangat membantu sekali, sehingga siswa maupun guru yang awalnya hanya bisa membuka soal online di komputer, sekarang sudah bisa membukanya di tablet, smartphone, dengan membuat soal online dengan iSpring QuizMaker ini anda bisa padukan dengan aplikasi android anda, sehingga jadilah sebuah aplikasi pembelajaran berbasis android yang lengkap mulai dari ketersediaan konten pelajaran, koleksi-koleksi soal yang bisa dikerjakan siswa dan laporan hasilnya bisa terkirim ke email anda.


Bagaimana Cara Membuat Soal Online dengan iSpring Quizmaker ini? 

Beberapa hal yang perlu anda siapkan untuk membuat soal online dengan iSpring QuizMaker adalah sebagai berikut:
  1. Download dan install aplikasi iSpring QuizMaker terbaru disini.
    Silahkan anda berkreasi untuk membuat soal-soal sesuai dengan kebutuhan anda, dengan iSpring QuizMaker ini anda bisa membuat soal jenis pilihan ganda, benar/salah, menjodohkan dll.
  2. Setelah soal selesai anda buat, silahkan anda klik tool publish, kemudian anda pilih Mobile (HTML5) dan centang pada opsi Zip output.
  3. Siapkan domain dan hosting untuk menyimpan file soal online (bisa anda dapatkan disini)
  4. Upload melalui CPANEL hosting anda, kemudian Extract file soal online anda.
  5. Selamat soal online sudah bisa diakses dari manapun anda dan siswa anda berada, dengan berbagai device yang digunakan.
Contoh hasil soal online yang dibuat dengan iSpring QuizMaker bisa anda lihat disini:

Salam Bagak/ Ibu guru di Indonesia, semoga senantiasa dalam kebahagiaan. amiiin.... berikut ada informasi penting dan perlu dipahami bersama tentang Penjelasan Resmi Tentang Sertifikasi Untuk Guru Tetap Bukan PNS Pada Sekolah Negeri yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, surat resmi bernomor 30529/BI.3/GT/2016 isinya sebagai berikut:

Menindaklanjuti surat Saudara Nomor 2687/UN37.3.2/TU/2016, tanggal 05 Agustus 2016 perihal Permohonan Penjelasan, dengan hormat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:
  1. Pasal 8 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) mengamanatkan bahwa Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
  2. Guru yang dimaksud dalam UUGD adalah Guru dalam jabatan yang memiliki pengertian sebagai guru yang diangkat sebelum berlakunya UUGD tersebut.
  3. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, lebih lanjut mengatur mengenai Guru dalam jabatan sebagaimana dimaksud dalam UUGD.
  4. Dalam Permendikbud Nomor 05 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan disebutkan bahwa Guru dalam jabatan adalah guru yang telah diangkat menjadi guru sebelum ditetapkannya UUGD pada tanggal 30 Desember 2005.
  5. Sedangkan Persyaratan Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan diatur dalam Buku 1, Pedoman Penetapan Peserta yang salah satunya mensyaratkan Guru Tetap bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki Surat Keputusan pengangkatan sebagai guru honor tetap dengan gajidari APBD dari pejabat yang berwenang (Bupati/Walikota/ Gubernur) minimum 2 tahun terakhir berturut-turut.
  6. Atas dasar pertimbangan di atas dapat kami simpulkan bahwa persyaratan dimaksud tidak bertentangan dengan Pasal 8 Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pegangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS.

Download surat dibawah ini:

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label