Peralatan Masukan (Input Device) Bag. 5: Touch screen, Barcode

Standar Kompetensi
Mempraktikan keterampilan dasar komputer
Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi berbagai komponen perangkat keras komputer
Indikator
Siswa dapat Menunjukan perangkat keras yang berfungsi sebagai alat Input.
Materi
Peralatan Masukan (Input Device) 

7. Touch screen
Touch screen disebut juga dengan layar sentuh. Saat ini banyak dijumpai pada beberapa peralatan seperti handphone, ATM, personal digital assistance dan lainnya. Sensor yang terdapat pada touch screen adalah berupa sebuah panel dari kaca yang permukaannya  mampu  untuk  menangkap  respon  terhadap  suatu  sentuhan  pada media tersebut disebut juga dengan touch sensor.

Touchscreen  sering  dipakai  pada  kios  informasi  di  tempat-tempat  umum, misalnya  di  bandara  dan  rumah  sakit  serta  pada  perangkat  pelatihan  berbasis komputer. Sistem  touchscreen  tersedia dalam bentuk monitor yang sudah memiliki kemampuan layar sensitif sentuhan.

Namun  touchscreen  ini  juga  bukannya  tanpa  kelemahan.  Meskipun  secara fsik kebal terhadap gangguan elemen-elemen luar, kinerja dari layar sentuh ini dapat diganggu  oleh  elemen-elemen  seperti  debu,  air,  dan  benda-benda  padat  lainnya. Sedikit saja  terdapat debu atau benda  lain yang menempel di atasnya maka  layar sentuh dapat mendeteksinya sebagai suatu sentuhan. Sensor-sensor ultrasoniknya akan  langsung  bekerja  dengan  baik. Maka  itu  layar  sentuh  jenis  ini  harus  dijaga dengan ekstra hati-hati. Layar sentuh jenis ini sangat cocok digunakan pada ruangan training komputer, keperluan dalam  ruangan untuk menampilkan  informasi dengan sangat jernih dan tajam, presentasi dalam ruangan, dan banyak lagi.

8. Barcode reader
Barcode Reader adalah alat yang digunakan untuk membaca kode barcode. Tanpa kita sadari bahwa setiap hari kita dapat menemui barcode pada barang-barang yang  kita  gunakan  sehari-hari.  Seperti  pada  pasta  gigi,  sabun,  pada  makanan-makanan ringan, dan lain-lain.Contoh barcode seperti gambar berikut 9.a.

Barcode dibedakan menjadi 2 jenis barcode. Yaitu barcode 1 dimensi dan barcode 2 dimensi. Barcode 1 (satu) dimensi terdiri dari garis-garis yang berwarna putih dan hitam. Warna putih untuk nilai 0 dan warna hitam untuk nilai 1. Sedangkan barcode 2 (dua) dimensi sudah tidak berupa garis-garis lagi, akan tetapi seperti gambar. Jadi, informasi yang tersimpan di dalamnya akan lebih besar.

Kode yang dibuat bisa bebas asalkan hanya digunakan pada sistem di suatu  tempat seperti perpustakaan, akan tetapi untuk produk yang akan diedarkan dipasaran harus didaftarkan terlebih dahulu ke GS1 agar tidak sama dengan produk yang lain. Barcode reader dapat dengan mudah kamu jumpai di supermarket atau toko-toko.  Dan  hampir  semua  barang  dalam  kemasan memiliki  kode  berbentuk  baris-baris.

Posting Komentar

[facebook][blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label