Siap-Siap, Nilai UKG akan digabungkan dengan PKG

Informasi resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), bahwa pemerintah saat ini sedang mematangkan mekanisme penilaian kinerja guru (PKG) yang komprehensif. PKG merupakan tindak lanjut dari uji kompetensi guru (UKG) dalam rangka menghasilkan potret kompetensi guru. "Nantinya, nilai UKG akan digabungkan dengan PKG, skor akhir kedua tes ini akan menjadi potret utuh kompetensi yang dimiliki seorang guru," hal ini seperti disampaikan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata di Jakarta, Rabu (11/11) kemarin.

Sumarna Surapranata menjelaskan PKG akan dilaksanakan tahun depan. Skema ini menilai guru secara lebih menyeluruh, baik secara pengetahuan maupun kemampuan. "Karena orang yang jago dalam matematika belum tentu bisa mengajar matematika, yang mahir berbahasa Inggris belum tentu jago ngajar Bahasa Inggris," ujar pria yang akrab dipanggil Pranata tersebut.

Menurut Pranata ada empat komponen penilai dalam PKG yaitu:
  1. Pengawas, 
  2. Kepala sekolah, 
  3. Siswa, dan 
  4. Komite sekolah. 
Sedangkan khusus guru sekolah menengah kejuruan (SMK), ada penilaian dari dunia usaha dan industri.
Dalam PKG, penilaian dari siswa termasuk komponen yang penting. "Kenapa siswa? Siswa itu bisa tahu bila selama satu semester gurunya hanya ngasih soal atau hanya mencatat padahal bukunya sudah ada. Siswa bisa menilai itu," ujarnya. Siswa yang setiap hari berinteraksi dengan gurunya tentu bisa objektif memberikan penilaian.

Tujuan yang diharapkan dari UKG dan PKG adalah guru-guru Indonesia menjadi insan yang mau terus belajar. Untuk mendukung pembelajaran guru tersebut, Ditjen GTK tengah menyiapkan modul-modul yang akan diunggah ke laman Internet. "Yang dikejar adalah guru sebagai pembelajar, kalau gurunya mau belajar maka para siswa pun lebih mau lagi belajar. Sumber.

Semoga Bapak/ Ibu guru di Indonesia akan semakin meninkat kompetensinya, sehingga mampu meningkatkan pendidikan di Indonesia. Salam Sukses Untuk Guru Indonesia, #ACTION.

Posting Komentar

Diobok-obok airnya diobok-obok. Banyak ikannya kecil-kecil pada mabok. Diobok-obok gurunya diobok-obok, diputar-putar akhirnya guru pada mabok.

Makin rancu, Siswa diikutsertakan menilai. Jadi lebih pandai siswa daripada guru. Lha kalau pengawas dan kepsek nilai UKG nya jelek jangan mau mereka yang menilai

[facebook][blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label