2016

Berikut Kebijakan Terbaru Tentang Ujian Nasional 2017, Hasil Rapat Koordinasi Tanggal 22 Desember 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia:
Kebijakan tentang Ujian Nasional dan Ujian Sekolah 2017:
  1. Ujian Nasional tetap dilaksanakan.
  2. Ujian Sekolah ditingkatkan mutunya menjadi USBN 2017 (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) untuk beberapa mata pelajaran.
  3. Memperluas pelaksanaan berbasis komputer, baik UN maupun USBN.
Mata Pelajaran UN dan USBN:


Jadwal Persiapan dan Pelaksanaan UN dan USBN 2017 :
  • 21 Desember 2016 : Kisi-kisi UN dan USBN selesai dibuat
  • 31 Januari 2017 : Pelatihan narasumber tingkat provinsi
  • 15 Maret 2016 : KKG/MGMP selesai menyusun soal mandiri
  • 1 April 2017 : Perakitan dan distribusi master soal ke sekolah
  • 3-6 April 2017 : Pelaksanaan UN SMK
  • 10-13 April 2017 : Pelaksanaan UN SMA/MA
  • 2, 3, 4, 15 Mei 2017 : Pelaksanaan UN SMP/MTs gelombang I
  • 8, 9, 10, 16 Mei 2017 : Pelaksanaan UN SMP/MTs gelombang II
Persiapan Pelaksanaan UN 2017:
  1. Untuk meningkatkan efisiensi, mutu, reliabilitas, integritas, dan kehematan UN dilaksanakan dengan moda UNBK
  2. Jadwal UN jenjang SMK, SMA/MA, dan SMP/MTs tidak bersamaan sehingga komputer dapat digunakan bergantian (resource sharing)
  3. Sekolah/Madrasah dengan jumlah komputer lebih dari 20 buah dan memiliki server dapat ditetapkan menjadi tempat pelaksanaan UNBK
  4. Siswa SMA/MA dari sekolah yang belum memiliki infrastruktur UNBK mengikuti ujian di SMK atau SMP/MTs pelaksana UNBK, demikian pula sebaliknya
  5. Dinas Provinsi/Kabupaten (Sesuai kewenangan) menetapkan tempat ujian bagi siswa dari sekolah yang belum memiliki fasilitas berdasar kedekatan jarak antar sekolah
  6. Sudah terdata 12.053 sekolah/madrasah siap menjadi tempat pelaksana UNBK, dengan kapasitas total 2.188.947 siswa
Informasi lengkapnya silahkan simak presentasi hasil pemaparan kementerian pendidikan dan kebudayaan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Ujian Nasional 2017 dibawah ini:

VLOGGER ? apalagi ini ya... hehe... mungkin sebagian dari anda masih merasa asing dengan istilah VLOGGER, kalau istilah BLOGGER saya rasa sudah biasa terdengar di telinga anda. 

VLOG sebenarnya hampir sama dengan BLOG yaitu sebagai media sharing informasi, ilmu, hiburan melalui internet, perbedaanya adalah VLOG berupa audio dan video yang saat ini banyak kita jumpai di youtube. sedangkan BLOG sharing melalui internet yang cenderung fokus berupa tulisan, artikel-artikel.

Pengelola BLOG dinamakan BLOGGER sedangkan pengelola VLOG dinamakan VLOGGER. BLOGGER bisa mendapatkan penghasilan yang menggiurkan dari aktifitas blogingnya, VLOGGER juga bisa mendapatkan penghasilan yang tidak kalah menggiurkanya dari aktifitas vlogingnya.

Baca: 10 Milyarder Hasil dari Vloging

Sedikit Sejarah Vlog
Dimulai dari sesorang bernama Adam Kontras yang memposting sebuah video bersama dengan entri blognya pada tahun 2000. Dan di tahun yang sama pada bulan November, Adrian Miles memposting video yang mengubah text pada gambar diam dan menggunakan kata vlog yang merujuk pada video blog yang ia posting. Dan di tahun 2004, Steve Garfield meluncurkan video blognya sendiri dan menyatakan bahwa tahun itu adalah tahunnya video blog. Nah, sejak saat itu mulailah dikenal yang namanya vlog.

Vlog meningkat popularitasnya mulai awal tahun 2005. Yahoo! Videoblogging mengalami peningkatan anggota secara drastis. Dan di tahun itu juga, situs video sharing, YouTube muncul. Dan dalam sekejap, YouTube mendapat peringkat 5 website yang paling banyak dikunjungi.

Memang di awal kemunculan vlog di tahun 2005, Indonesia belum mengenal Vlog sama sekali. Tapi baru-baru ini, apalagi sejak tahun 2014, sudah banyak vlogger-vlogger Indonesia yang menekuni dunia VLOG karena menurut mereka menjadi VLOGGER ternyata bikin ketagihan dan bisa mendapatkan penghasilan yang besar. (Sumber)
Screnshot diatas contoh laporan penghasilan dari 1 video yang sudah di monetize

Berikut 4 jenis iklan dari Youtube yang cukup bikin Vlogger ketagihan, saya urutkan berdasarkan kemungkinan lebih banyak menghasilkan dolar:

1. Non-skippable in-stream ads

Non-skippable in-stream ads adalah: jenis Iklan yang akan tampil disela-sela video berjalan, dan tidak dapat diabaikan. Iklan video ini bisa muncul di awal, di tengah, atau di akhir video. Durasi iklan video ini bisa sampai 15-20 detik, dan pemirsa harus menonton iklan tersebut sebelum dapat menonton video pilihannya. Unit iklan pengiring 300x60 biasanya ditampilkan bersama video YouTube yang menampilkan iklan sela.  Iklan sela ini dijual berdasarkan CPM (Cost Per Milion), dan dapat menghasilkan CPM yang lebih tinggi dibandingkan format iklan lain di YouTube. Minat ingin mengaktifkan jenis iklan ini? silahkan isi formulirnya disini.

2. TrueView in-stream ads

Jenis iklan ini juga cukup banyak menghasilkan, TrueView Dalam-aliran adalah: "Iklan DalamStreaming TrueView". Dapat ditonton sebagai iklan video di awal atau di tengah tayangan pada konten mitra berdurasi pendek atau panjang yang ditonton di laman tontonan.

Pemirsa memiliki opsi untuk menonton iklan lengkap atau melewati iklan setelah menontonnya selama 5 detik. Pengiklan hanya ditagih jika pemirsa menonton iklan selama 30 detik atau menonton seluruh iklan, iklan mana saja yang lebih pendek.

3. Overlay in-video ads

Merupakan iklan hamparan transparan yang muncul dalam porsi yang lebih sedikit dari video Anda.
Mengizinkan iklan ini artinya YouTube kadang dapat menjalankan iklan hamparan transparan di bagian bawah video mitra. Iklan ini biasanya muncul pada titik 15 detik, yang dapat ditutup oleh pemirsa jika diinginkan, dan iklan akan otomatis diminimalkan jika pemirsa tidak melakukan apa pun. Iklan ini paling banyak dihitung berdasarkan yang di klik pengunjung/penonton.

4. Display ads

Ini adalah jenis iklan default dan yang menghasilkan paling rendah, karena memang terlihat sekali seperti iklan Biasanya dijalankan di seluruh area situs kecuali di Beranda. Iklan tersebut tersedia dalam bentuk iklan 300x250 yang muncul di sebelah kanan video unggulan dan di atas daftar saran video. Iklan tampilan 300x250 dapat muncul sebagai pengiring iklan hamparan DalamVideo atau sebagai iklan yang berdiri sendiri. Iklan ini juga paling banyak dihitung berdasarkan yang di klik pengunjung/penonton.  (inspirasi posting dari sini)

Hari Guru Nasionl 25 Nopember 2016 tinggal menghitung hari, tapi ternyata masih ada hal-hal yang menggelitik para Organisasi Profesi Guru selain PGRI. kenapa?? 
Berikut saya salinkan tulisan dari website nu.or.id yang berjudul: Pergunu Kritisi Pemerintah yang Menganakemaskan PGRI, Mengapa?

Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) menerangkan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 41 ayat (1) dan (2) dinyatakan bahwa guru membentuk organisasi profesi yang bersifat independen.

Pengertian independen antara lain:

1. Organisasi profesi tidak berafiliasi atau merupakan kelengkapan aparatur pemerintah,

2. Keberadaan masing-masing organisasi profesi guru, seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ikatan Guru Indonesia (IGI), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), dan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) adalah setara. Dengan demikian, pemerintah harus memperlakukan semua organisasi profesi guru harus adil dan tidak memihak (equal treatment).

3. Pemerintah tidak diperbolehkan memberikan fasilitas secara sepihak kepada organisasi profesi guru tertentu, misalnya: melakukan pemotongan gaji para guru untuk kepentingan organisasi profesi guru tertentu, memberikan kemudahan kepada pihak tertentu, sementara lainnya tidak, dan sebagainya.

Ketika perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2016 ini, ternyata pemerintah (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) memberikan keistimewaan pada PGRI dengan menuliskan Hari Ulang Tahun PGRI pada logo HGN 2016, maka sudah barang tentu hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen sebagaimana tersebut di atas.

Jika dalam penulisan “HUT PGRI ke 71” pada logo HGN 2016 tersebut, pemerintah mendasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tentang penetapan Hari Guru Nasional (HGN), maka hal ini adalah tidak benar, karena:

1. Dalam tata hukum di Indonesia, kedudukan Undang-Undang sudah barang tentu adalah lebih tinggi daripada Keputusan Presiden.

2. Disamping itu, dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tersebut, ternyata dari 3 amar atau poin keputusannya tidak satupun menyebutkan “HUT PGRI”, kecuali pada aspek pertimbangan/konsideran saja.

3. Pemerintah tidak boleh merayakan HUT sebuah organisasi profesi tertentu, yaitu PGRI (yang berdasarkan Undang-Undang seharusnya independen) dengan menggunakan fasilitas negara, baik sumber-daya uang maupun lainnya yang memberati keuangan negara.  Dengan kata lain, biarkan PGRI merayakan sendiri hari ulang tahunnya, seperti halnya organisasi profesi guru lainnya, bukan dengan membebani sumber-daya negara.

Berdasarkan hal tersebut, kami Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Ikatan Guru Indonesia (IGI), Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), dan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) meminta kepada pemerintah (cq. Ketua Panitia Hari Guru Nasional 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia) untuk segera mencabut kalimat atau frase “HUT PGRI ke 71” pada logo HGN 2016.

Demikian pula halnya dengan berbagai atribut, dokumen, rekaman suara, dan lainnya dalam event HGN 2016 yang mengindikasikan tentang HUT PGRI ke 71.

Dalam kesempatan ini, Pergunu yang kembali dinahkodai oleh Dr KH Asep Saifuddin Chalim mengusulkan perlunya dilakukan peninjauan kembali terhadap Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional agar tidak terjadi salah tafsir bagi sebagian pihak.

Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/72830/pergunu-kritisi-pemerintah-yang-menganakemaskan-pgri-mengapa?

Workshop Online SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) GRATIS!

Bismillah, kelas SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) telah dibuka, khusus anda anggota IGI (Ikatan Guru Indonesia), silahkan anda gabung di group telegram SAGUSABLOG dengan cara KLIK: https://goo.gl/6Qhqzp  untuk belajar bersama dengan rekan-rekan Guru Blogger diseluruh Indonesia, Kelas Online Perdana akan dimulai tanggal 22 Oktober 2016.

Syarat mengikuti Workshop Online SAGUSABLOG sangat mudah:

  1. Install aplikasi TELEGRAM di smartphone, laptop atau tablet anda.
  2. Tunjukan No KTA IGI (Ikatan Guru Indonesia) anda.
  3. Ikuti workshop online dengan hati senang dan bahagia sampai TUNTAS.


MATERI KELAS SAGUSABLOG:

  1. Membuat blog guru dengan engine blogger
  2. Mendesain template blog guru dengan template bawaan blogger
  3. Mengganti template blog guru dengan template dari pihak ke 3
  4. Mendesain header blog guru
  5. Mengelola Blog guru:
    - Posting laman, artikel, teks, gambar dan video
    - Membuat kategori artikel
    - Membuat menu blog guru (Profil, Perangkat KBM,
    - Kalender Akademik, RPP, Silabus, Soal Online)
    - Membuat link dalam tulisan
    - Membuat link download dari google drive
  6. Membuat soal online di google drive
  7. SEO (Search Engine Optimization)
  8. Monetize Blog
  9. Custom Domain (Tingkat Lanjut)



Hormat Kami;
Pengelola SAGUSABLOG
1. Amin Mungamar (Mr. Mung) (Kabid TI PP IGI)
2. Dahli Ahmad (Kabid Organisasi dan Keanggotaan PP IGI)

Cara Membuat Soal Online dengan iSpring QuizMaker sebagai solusi membuat soal interaktif, keren, dan powerfull. Kenapa saya katakan power full? tentunya karena aplikasi ini boleh dikatakan lengkap dari sisi fitur untuk membuat soal-soal, disamping itu saat ini sudah mendukung tampilan mobile, sehingga soal-soal yang telah kita buat tetap bisa dibuka dari berbagai jenis device, tidak terbatas pada komputer desktop atau laptop saja, melainkan bisa dibuka juga di smartphone.

Teknologi HTML5 yang ada pada aplikasi iSpring QuizMaker ini sangat membantu sekali, sehingga siswa maupun guru yang awalnya hanya bisa membuka soal online di komputer, sekarang sudah bisa membukanya di tablet, smartphone, dengan membuat soal online dengan iSpring QuizMaker ini anda bisa padukan dengan aplikasi android anda, sehingga jadilah sebuah aplikasi pembelajaran berbasis android yang lengkap mulai dari ketersediaan konten pelajaran, koleksi-koleksi soal yang bisa dikerjakan siswa dan laporan hasilnya bisa terkirim ke email anda.


Bagaimana Cara Membuat Soal Online dengan iSpring Quizmaker ini? 

Beberapa hal yang perlu anda siapkan untuk membuat soal online dengan iSpring QuizMaker adalah sebagai berikut:
  1. Download dan install aplikasi iSpring QuizMaker terbaru disini.
    Silahkan anda berkreasi untuk membuat soal-soal sesuai dengan kebutuhan anda, dengan iSpring QuizMaker ini anda bisa membuat soal jenis pilihan ganda, benar/salah, menjodohkan dll.
  2. Setelah soal selesai anda buat, silahkan anda klik tool publish, kemudian anda pilih Mobile (HTML5) dan centang pada opsi Zip output.
  3. Siapkan domain dan hosting untuk menyimpan file soal online (bisa anda dapatkan disini)
  4. Upload melalui CPANEL hosting anda, kemudian Extract file soal online anda.
  5. Selamat soal online sudah bisa diakses dari manapun anda dan siswa anda berada, dengan berbagai device yang digunakan.
Contoh hasil soal online yang dibuat dengan iSpring QuizMaker bisa anda lihat disini:

Salam Bagak/ Ibu guru di Indonesia, semoga senantiasa dalam kebahagiaan. amiiin.... berikut ada informasi penting dan perlu dipahami bersama tentang Penjelasan Resmi Tentang Sertifikasi Untuk Guru Tetap Bukan PNS Pada Sekolah Negeri yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, surat resmi bernomor 30529/BI.3/GT/2016 isinya sebagai berikut:

Menindaklanjuti surat Saudara Nomor 2687/UN37.3.2/TU/2016, tanggal 05 Agustus 2016 perihal Permohonan Penjelasan, dengan hormat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:
  1. Pasal 8 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) mengamanatkan bahwa Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
  2. Guru yang dimaksud dalam UUGD adalah Guru dalam jabatan yang memiliki pengertian sebagai guru yang diangkat sebelum berlakunya UUGD tersebut.
  3. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, lebih lanjut mengatur mengenai Guru dalam jabatan sebagaimana dimaksud dalam UUGD.
  4. Dalam Permendikbud Nomor 05 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan disebutkan bahwa Guru dalam jabatan adalah guru yang telah diangkat menjadi guru sebelum ditetapkannya UUGD pada tanggal 30 Desember 2005.
  5. Sedangkan Persyaratan Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan diatur dalam Buku 1, Pedoman Penetapan Peserta yang salah satunya mensyaratkan Guru Tetap bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki Surat Keputusan pengangkatan sebagai guru honor tetap dengan gajidari APBD dari pejabat yang berwenang (Bupati/Walikota/ Gubernur) minimum 2 tahun terakhir berturut-turut.
  6. Atas dasar pertimbangan di atas dapat kami simpulkan bahwa persyaratan dimaksud tidak bertentangan dengan Pasal 8 Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pegangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS.

Download surat dibawah ini:

Sebelumnya sudah beredar informasi pemanggilan peserta PLPG Unnes tahun 2016 tahap I, namun beberapa hari yang lalu ada informasi terbaru terkait ralat pemanggilan peserta PLPG UNNES tahun 2016 tahap 1, dan dilanjutkan dengan adanya informasi pengunduran waktu pelaksanaan PLPG UNNES Tahun 2016.

Terkait pengunduran waktu pelaksanaan PLPG Tahun 2016 ini berkaitan dengan Syarat untuk pelaksanaan PLPG, Rayon harus telah memiliki instruktur yang bernomor registrasi instruktur (NRI), dan ternyata hasil seleksi instruktur PLPG Rayon 112 dari Direktorat Belmawa Kemeristek Dikti belum diumumkan, oleh karenanya hasil konsultasi ke KSG maka jadwal pelaksanaan PLPG tahap 1 yang rencana tanggal 5 s.d. 15 Oktober 2016 diundur menjadi tanggal 12 s.d 22 Oktober 2016.

Sedangkan berkaitan ralat peserta PLPG UNNES Tahun 2016 Tahap 1 adalah ralat pemanggilan peserta yang semula bidang studi TIK menjadi PAUD/TK dan jadwal PLPG. Pelaksanaan PLPG tahap I akan dimulai tanggal 12 Oktober – 22 Oktober 2016. Adapun peserta tahap 1 yang dipanggilan sebagai berikut:

1. Wisma Wiyata Graha Patemon Jl. Sekaran- Patemon Gunungpati
a. Penjas klik disini = 2 Kelas
b. Matematika klik disini =1 Kelas

2. Kusma Bandungan Jl. Sukorini, Jetis, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah 50614, Indonesia
a. SD klik disini = 6 Kelas
b. IPA klik disini = 1 Kelas

3. Hotel Pertama Biru BandunganJL. Gintungan Selatan, Bandungan, Jawa Tengah, Indonesia Phone:+62 298 711487
a. Bahasa Indonesia klik disini = 1 Kelas
b. PAUD/TK klik disini = 2 Kelas

4. Hotel Siliwangi Jl. Mgr. Soegijopranoto No. 61, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
a. Bahasa Inggris klik disini = 2 kelas
b. Fisika klik disini = 1 kelas

Pemanggilan ini peserta ini bisa batal apabila hasil verifikasi dokumen peserta dinyatakan tidak lolos.

Demikian informasi terkait Ralat Peserta dan Pengunduran Waktu PLPG Tahun 2016, semoga bermanfaat.

Sumber: http://lp3.unnes.ac.id/v2/pengumuman/pengunduran-plpg-tahun-2016/

Yth. Peserta PLPG Rayon 112 UNNES
di tempat

Kami sampaikan pemanggilan sementara peserta PLPG Tahun 2016 Tahap I dan Jadwal PLPG Tahun 2016. Pelaksanaan PLPG tahap I akan dimulai tanggal 5 Oktober – 15 Oktober 2016. Adapun peserta tahap 1 yang dipanggilan sebagai berikut:

1. Wisma Wiyata Graha Patemon Jl. Sekaran- Patemon Gunungpati
a. Penjas klik disini = 2 Kelas
b. Matematika klik disini =1 Kelas

2. Kusma Bandungan Jl. Sukorini, Jetis, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah 50614, Indonesia
a. SD klik disini = 6 Kelas
b. IPA klik disini = 1 Kelas

3. Hotel Pertama Biru BandunganJL. Gintungan Selatan, Bandungan, Jawa Tengah, Indonesia Phone:+62 298 711487
a. Bahasa Indonesia klik disini = 1 Kelas
b. TIK klik disini = 2 Kelas

4. Hotel Siliwangi Jl. Mgr. Soegijopranoto No. 61, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
a. Bahasa Inggris klik disini = 2 kelas
b. Fisika klik disini = 1 kelas

Untuk jadwal PLPG tahun 2016 dapat diklik disini Pemanggilan ini peserta ini bisa batal apabila hasil verifikasi dokumen peserta dinyatakan tidak lolos.

Demikian pemanggilan peserta tahap 1 Semarang, 27 September 2016
Ketua Pelaksana PSG Rayon 112

Dr. Sugianto, M.Si

Download Modul Materi PLPG, berikut kumpulan file materi pembelajaran PLPG bagi peserta sertifikasi guru yang bisa anda unduh berdasarkan mata pelajaran, format file PDF. Silakan klik sesuai mata pelajaran anda, dibawah ini anda bisa mendownload materi KPPG & Kurikulum 2013, 2 SSP Dan RPP Workshop, Kisi-Kisi PLPG 2013, BK, Bhs Indonesia, Bhs Inggris, Bhs Jawa, Biologi, Ekonomi, Fisika, Geografi, IPA, IPS, Kimia, Matematika, PAUD, PPKn, Penjaskes, SD, SLB, Seni Budaya, Sosiologi, Teknik Mesin.

1 Materi KPPG & Kurikulum 20132 SSP Dan RPP Workshop3 Kisi-Kisi PLPG 2013BKBhs IndonesiaBhs InggrisBhs JawaBiologiEkonomiFisikaGeografiIPAIPSKimiaMatematikaPAUDPPKnPenjaskesSDSLBSeni BudayaSosiologiTeknik Mesin

Calon peserta sertifikasi tahun 2016 sudah mulai bisa dilihat situs resmi sertifikasi guru: sergur.kemdiknas.go.id cukup dengan memasukan NUPTK anda, dan akan ditampilkan status kepesertaan sertifikasi guru tahun 2016.

Pada postingan ini anda bisa mendownload Materi KPPG dan Kurikulum 2013 dengan format file PDF:
1.1 Rasional Kurikulum 2013 rev.pdf1.2 Elemen Perubahan Kurikulum Rev.pdf1.3 SKL KI KD Rev.pdf1.4 Strategi Implementasi Kurikulum Rev.pdfMateri KPPG 2014.pptModul KPPG.rarSTRUKTUR DAN ISI KURIKULUM 2013.pdf

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan merubah kurikulum pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Rencana tersebut disesuaikan dengan misi Presiden Joko Widodo dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di setiap bidang serta memiliki daya saing.
"Kita ingin ada penyesuaian yang bisa mendukung program Nawa Cita. Apalagi pemerintah sedang gencar membangun infrastruktur yang tentunya membutuhkan banyak SDM berkualitas," ujar Muhadjir usai Rapat Koordinasi Revitalisasi Pendidikan Vokasi bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Jakarta, Selasa (30/8/2016).
Secara teknis, jelas Muhadjir, nantinya setiap dua semester siswa harus mengikuti ujian praktik yang langsung diselenggarakan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Jika lulus tes tersebut, mereka akan langsung mendapatkan sertifikat kompetensi untuk melamar pekerjaan.
Ia menjelaskan, untuk masalah pendanaan sementara akan ditanggung oleh Pemerintah melalui kerja sama lintas kementerian atau lembaga terkait. Pasalnya, perubahan kurikulum secara menyuluruh ikut melibatkan sejumlah pihak termasuk Kementerian Ketenagakerjaan yang menyediakan sarana bagi siswa magang.
[next]
"Sampai tahun 2020 proyeksi kami ada tambahan SMK sebanyak 400 yang setidaknya akan menampung sekitar 850 ribu siswa. Guru-gurunya juga kami siapkan," jelas dia.
Lebih lanjut, terang Muhadjir, para guru yang akan mengajar di SMK bukan lagi sekadar sarjana yang relevan di bidangnya, tetapi juga harus memiliki pengalaman kerja di industri. Pun jika guru yang sudah mengajar saat ini belum berpengalaman nantinya harus menjalani proses magang minimal setahun.
Penguatan vokasi dikti
Selain revitalisasi pendidikan vokasi di SMK, Pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) telah menjalankan upaya penguatan vokasi dengan mendirikan 10 Politeknik yang tersebar di seluruh Indonesia. Masing-masing sesuai bidang prioritas di era pembangunan.
"Saya sudah desain sedemikian rupa. Untuk kurikulumnya kita pakai model tiga, dua, satu. Tiga semester pertama diisi kegiatan akademik dan laboratorium di kampus, dua semester praktik di industri, dan satu semester buat laporan," papar Menteri Ristek Dikti M Nasir.
Menurut dia, persoalan yang ada di perguruan tinggi selama ini salah satunya pada pendidikan dosen yang relatif masih rendah. Sehingga ke depan dengan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dosen akan diberikan beasiswa hingga S2 dan S3.
Menteri Koordinator PMK Puan Maharani menegaskan, berbagai upaya telah dirancang Pemerintah termasuk merumuskan peta jalan pendidikan vokasi tersebut. Penekanannya didasari atas pertimbangan 12 sektor prioritas Masyarakat Ekonomi Asean dan kebutuhan industri dalam negeri.
"Kita harus antisipasi supaya jangan sampai tenaga kerja asing yang menguasai pasar kerja kita," pungkas dia.

Berikut undangan resmi calon Instruktur Nasional (IN) Guru Pembelajar mata pelajaran TIK yang akan dilaksanakan di LPPPTK bidang KPTK Makassar Sulawesi Selatan.

Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kota Kabupaten Terkait
Di Tempat
Dalam rangka Pelaksanaan Program Guru Pembelajar, Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan komunikasi (LPPPTK bidang KPTK) akan melaksanakan Pelatihan Calon Instruktur Nasional untuk guru mapel TIK SMP, SMA, dan SMK.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami mohon Bapak agar dapat mengijinkan dan menugaskan kepada daftar nama terlampir untuk mengikuti kegiatan tersebut, dengan penjelasan sebagai berikut:
1. Judul Kegiatan : 
“Pelatihan Calon Instrukiur Nasional Program Guru Pembelajar”

2. Waktu danTempat:
Hari Tanggal : Senin, 22Agustus s.d. Rabu, 31 Agustus 2016
Tempat: Dalton Hotel, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 17, Biring Kanaya
Registrasi : Senin, 22 Agustus 2016 mulai pukul 13.00 WIT
Pembukaan : Senin, 22 Agustus 2016 pukul 16.00 WIT

3. Biaya:
a. Biaya penyelenggaraan kegiatan pelatihan, akomodasi, dan konsumsi dibebankan pada DIPA LPPPTK KPTK Gowa Sulawesi Selatan TA 2016, sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
b. Biaya transportasi akan digantikan berdasarkan Standar Biaya Umum (SBU) yang
berlaku.

4. Persyaratan peserta:
a. Peserta aclalah guru yang berdasarkan pemetaan hasil uji kompetensi guru masuk kategori calon Instruktur
b. Peserta yang hadir adalah sesuai dengan daftar nama terlampir dan apabila ada yang datang tidak sesuai dengan persyaratan maka itu tidak diterima dan panitia tidak ada kewajiban kepada mereka dalam segala hal.
c. Peserta IN yang tidak bisa hadir, tidak bisa diganti sebelum koordinasi pihak panitia
d. Peserta membawa laptop dan modem
e. Peserta membawa Surat Keterangan Sehat dan kartu ASKES/ BPJS
f. Peserta menyerahkan surat tugas dan dinas pendidikan terkait atau dan kepala sekolah peserta bertugas
g. Pesertamenyerahkan SPPD yang ditanda tangani pimpinan rangkap 2 (cap dan tanda tangan asli bukan foto copy) serta identitas penanda tangan ditulis di kertas lain.
h. Peserta menyerahkan tiket kelas ekonomi bukti peijalanan sesuai dengan Standar Biaya Masukan (SBM), airport tax dan boarding pass ASLI atas nama yang bersangkutan dañ tempat bertugas ke tempat kegiatan (bagi yang menggunakan transportasi udara), peserta yang menggunakan kendaraan umum, tidak diperkenankan menggunakan transportasi carter/ rental (bagi transportasi darat/ laut).
j. Membawa literatur yang berkaitan dengan materi diklat

Konfirmasi kehadiran dapat menghubungi contact person Sdri. Santia Gardenia (Hp.085255545504), dan untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di laman www.kptk.or.id.

Merdeka....! NKRI Harga Mati! Indonesia Kerja Nyata
Sebagaimana surat dari kementerian sekretaris negara nomor: B-1651/Kemenserneg/TU.00.04/05/2016 Tanggal 25 Mei 2016 perihal Penyampaian Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun2016, berikut logo resmi HUT RI Ke 71 Tahun 2016:

1. Surat Penyampaian Logo HUT 71 RI 2016 [download]
2. Logo [download]

Anda suka karaoke?, smule-nan? atau sekadar menyanyi di kamar mandi? ternyata, menyanyi tidak hanya membuat anda bahagia, tapi juga bisa memberi manfaat bagi tubuh kita.

Informasi dibawah ini dikutip dari Health Me Up, sebuah kajian yang dilakukan para pakar dari University of Frankfurt di Jerman mengungkapkan bahwa menyanyi merupakan kegiatan yang mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh kita.

Jadi walaupun suara Anda tidak semerdu Raisa atau Afghan, bersyukurlah Anda bila memiliki hobi menyanyi karena kesehatan Anda bisa terjaga. Nah, apa saja manfaat menyanyi untuk tubuh?

1. Meningkatkan stamina 
Menyanyi saat di kamar mandi dapat menambah stamina dan energi Anda sehingga Anda lebih bersemangat untuk beraktivitas.

2. Menyehatkan jantung dan paru-paru 
Saat bernyanyi maka paru-paru Anda akan terangkat sehingga dapat memompa paru-paru dan jantung agar lebih sehat. Bahkan dapat memperpanjang hidup Anda.

3. Meremajakan sel-sel pada tubuh 
Menyanyi dapat merangsang sirkurasi tubuh menjadi lancar. Selain itu dapat meremajakan otot-otot di perut dan diagfragma.

4. Membuat terlihat lebih muda
Bernyanyi membantu Anda melatih pita suara, serta dapat membuat Anda tampak lebih muda dengan pergerakan sejumlah otot di wajah dan perut Anda.

5. Meningkatkan postur tubuh
Bernyanyi akan memperluas dada dan menyebabkan punggung dan bahu menjadi lurus, sehingga dapat meningkatkan postur tubuh anda.

6. Meningkatkan suasana hati
Bernyanyi memnag salah satu solusi untuk menghilangkan stres saat Anda melakukan aktivitas yang berat. Dengan masuknya oksigen kedalam darah anda akan memberikan sinyal otak untuk melepaskan suasana hati.

Sama hal saat mengonsumsi cokelat, bernyanyi di tempat karaoke juga dapat memicu pelepasan zat kimia yang dapat membangkitkan suasana hati.

7. Meningkatkan kekebalan tubuh 
Menyanyi juga meningkatkan imunoglobulin A yang bisa membunuh sel yang membahayakan bagi tubuh. Sehingga membantu melindungi tubuh  terhadap infeksi ringan.

8. Meningkatkan kualitas tidur
Karena bernyanyi dapat melepaskan stres, secara otomatis pula dapat meningkatkan kualitas tidur.

Supaya bisa lebih bermanfaat selain jasmani, juga ruhani kita, selain bernyanyi syair-syair umum, tambahkan juga bersenandung dengan syair-syair islami, Sholawat, qosidah yang berisi mengagungkan dan ungkapan cinta kepada baginda Nabi Muhammad SAW.
Shollu 'ala Nabi Muhammad....

(sumber)

Pemerintah melalui peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan No 17 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi dan Tambahan Penghasilan bagi Guru PNSD, menginformasikan bahwa salah satu syarat SK TPP bisa terbit adalah terpenuhinya rasio siswa dan guru pada sekolah. Dengan beredarnya informasi ini tentu sangat mengkhawatirkan dan membuat beberapa daerah termasuk sekolah-sekolah kecil.

Berikut informasi diawal tahun pelajaran baru yang cukup membuat resah sekolah, dinas pendidikan kabupaten/ kota di Indonesia:

Kriteria guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) penerima Tunjangan Profesi sebagai berikut:
  1. guru PNSD yang mengajar pada satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kecuali guru pendidikan agama.
  2. pengawas PNSD yang melaksanakan tugas kepengawasan pada satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  3. memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik yang telah diberi satu Nomor Registrasi Guru (NRG) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Setiap guru hanya memiliki satu NRG walaupun guru yang bersangkutan memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik.
  4. memiliki Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  5. bertugas pada satuan pendidikan yang memiliki rasio peserta didik terhadap guru di satuan pendidikan sesuai ketentuan pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru mulai tahun pelajaran 2016/2017.
  6. guru yang mendapat tugas tambahan, pemenuhan beban kerja  minimal tatap muka  dan tugas tambahannya  dilaksanakan di  satuan administrasi pangkalnya (satminkal).
  7. beban kerja guru dan pemenuhannya ditentukan berdasarkan kurikulum yang berlaku di rombongan belajarnya. (Daftar sekolah pelaksana Kurikulum 2013 dan Kurikulum Tahun 2006 adalah yang terdaftar pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). 
  8. beban kerja guru adalah sekurang-kurangnya 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan sebanyak-banyaknya 40 (empat puluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu untuk mata pelajaran yang diampu, sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimilikinya. ... dst. 

=> Baca selengkapnya pada Lampiran 1, Permendikbud No 17 Tahun 2016.

Pada point No 5 kita bisa melihat rasio yang dimaksud pada peraturan pemerintah no 74 tahun 2008 yaitu ada pada pasal Pasal 17:
(1)   Guru Tetap pemegang Sertifikat Pendidik berhak mendapatkan tunjangan profesi apabila mengajar di satuan pendidikan yang rasio minimal jumlah peserta didik terhadap Gurunya sebagai berikut:  
a. untuk TK, RA, atau yang sederajat 15:1;  
b. untuk SD atau yang sederajat 20:1; 
c. untuk MI atau yang sederajat 15:1; 
d. untuk SMP atau yang sederajat 20:1; 
e. untuk MTs atau yang sederajat 15:1; 
f. untuk SMA atau yang sederajat 20:1;  
g. untuk MA atau yang sederajat 15:1;  
h. untuk SMK atau yang sederajat 15:1; dan 
i. untuk MAK atau yang sederajat 12:1. 

Jika peraturan ini benar-benar akan diberlakukan tahun pelajaran 2016/2017 ini, tentu sudah dipastikan banyak guru yang mengajar pada sekolah kecil terkena dampak ini, dan berita buruknya tentu sang Guru tersebut tidak bisa mendapatkan tunjangan profesi kembali, karena SK Tunjangan Profesi tidak bisa diterbitkan.

Berita baiknya, beberapa hari yang lalu setelah pemerintah mendapatkan laporan dan keberatan dari kabupaten/ kota yang mempunyai sekolah yang memungkinkan terkena dampak ini, maka pemerintah menyatakan bahwa peraturan ini TIDAK BERLAKU, dan Bapak/ Ibu guru bisa bernafas lega kembali. (Sumber berita baik ini dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Semarang, 30 Juli 2016)
Bagi anda yang membutuhkan dokumen peraturan pemerintah dan permendikbud ini, silahkan download ditautan bawah ini:

Yth. Bapak/Ibu Kepala Sekolah dan Operator Dapodik SD, SMP, SLB, SMA dan SMK
di Seluruh Nusantara
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Puji syukur, Alhamdulillah. Tim Dapodikdasmen telah merilis Aplikasi Dapodik 2016 sebagai langkah tindak lanjut untuk menyatukan Aplikasi Dapodik (front-end) untuk jenjang Pendidikan Dasar (Dapodik SD/SMP/SLB) dan jenjang Pendidikan Menengah (Dapodik SMA/SMK). Pada Aplikasi Dapodik 2016 terdapat beberapa pembenahan yang cukup siginifikan dalam hal data referensi, metodologi registrasi, mekanisme memasukkan data GTK baru, pengaturan kurikulum dan pembelajaran. Pembenahan-pembenahan tersebut sebagai upaya dalam melakukan sinkronisasi aturan/regulasi, prosedur, dan mekanisme pemanfaatan data dari Dapodik untuk transaksional di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, transaksi BOS, PIP dan lainnya.  Diharapkan dengan pembenahan ini akan semakin meningkatkan kualitas data di Dapodik dalam mendukung semua transaksional di lingkungan Kemendikbud.

Pembaruan pada Aplikasi Dapodik 2016 selain dilakukan di sisi  front-end, juga dilakukan pembaruan pada database, yang telah menggunakan database versi 2.54. Maka secara teknis Aplikasi Dapodik versi sebelumnya (Dapodik SD/SMP/SLB 4.1.1 dan Dapodik SMA/SMK 8.4.0**) tidak dapat langsung di-upgrade ke Dapodik 2016, akan tetapi harus melakukan install ulang. Oleh karenanya Aplikasi Dapodik 2016 dirilis hanya dalam bentuk INSTALLER Dapodik 2016 (tidak ada versi UPDATER).

Berikut ini merupakan daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik 2016:
[Pembaruan] Pembaruan tampilan antarmuka pengguna
[Pembaruan] Fungsi ganti gambar profil pengguna
[Pembaruan] Penambahan menu Sekolah Aman pada data rinci sekolah
[Pembaruan] Penambahan kolom isian pada sanitasi di data rinci sekolah
[Pembaruan] Penambahan kolom Aktivitas Peserta didik pada tabel MoU Kerjasama untuk SMK pada data rinci sekolah
[Pembaruan] Penambahan isian nama wajib pajak di form sekolah
[Pembaruan] Menu dropdown di data rinci sekolah
[Pembaruan] Penambahan penilaian komponen pada input kondisi
[Pembaruan] Status tingkat kerusakan
[Pembaruan] Sidebar data periodik sarana, buku dan alat
[Pembaruan] Status kolom "vld"
[Pembaruan] Menu validasi (hanya 1 kali perbaikan)
[Pembaruan] Kolom ID Bank, Rekening Bank, dan Rekening atas nama
[Pembaruan] Kolom nama wajib pajak pada PTK
[Pembaruan] Sidebar daftar tugas tambahan
[Pembaruan] Menu paging pada tabel PTK
[Pembaruan] Penambahan kolom penerima KIP pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom nomor KIP pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom nama di KIP pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom nomor KKS pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom nomor registrasi akta lahir pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom alasan menolak KIP pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom NIK ayah, ibu, dan wali pada Peserta Didik
[Pembaruan] Menu paging pada tabel PD
[Pembaruan] Pengelompokan validasi berdasarkan tabel sekolah, sarpras, peserta didik, ptk, rombongan belajar, pembelajaran
[Perbaikan] Mengubah pengaturan bahasa tampilan standar menjadi bahasa Indonesia
[Perbaikan] Bug tidak bisa simpan pengguna pada tambah pengguna di menu manajemen pengguna
[Perbaikan] Bug tidak bisa tambah program pengajaran baru untuk SMA
[Perbaikan] Penonaktifan menu tambah/ubah/hapus di tabel akreditasi sekolah dan tabel blockgrant
[Perbaikan] Penyeragaman deteksi kepala sekolah di beranda dan validasi
[Perbaikan] Validasi email dan website pada DuDi
[Perbaikan] Perubahan nama kolom "keterangan" menjadi "spesifikasi"
[Perbaikan] Verifikasi format penulisan NPWP
[Perbaikan] Pengaturan pengisian no SK dan TMT berdasarkan jenis kepegawaian PTK
[Perbaikan] Perubahan nama kolom dari "NIK" menjadi "NIK/No. Passport untuk WNA" pada formulir PTK
[Perbaikan] Penguncian data rw. sertifikasi, inpassing non-PNS pada data rinci PTK
[Perbaikan] Perbaikan nama tab "Buku" menjadi "Buku yang pernah ditulis" pada data rinci PTK
[Perbaikan] Tambah baru PTK pada aplikasi dinonaktifkan
[Perbaikan] Penambahan kolom referensi "kembali bersekolah"
[Perbaikan] Perubahan penamaan kolom dari "Paket Keahlian" menjadi "Program Pengajaran" pada rombongan belajar
[Perbaikan] Informasi jumlah jam per kelompok matpel pada pembelajaran
[Perbaikan] Unduh excel validasi per kelompok validasi

Aplikasi Dapodik akan senantiasa dilakukan pembenahan, penyempurnaan dan update seiring perkembangan dan tuntutan serta penyesuaian terhadap perubahan dan perkembangan regulasi. Untuk itu, kami senantiasa mengingatkan agar sekolah terus meningkatkan kualitas data Dapodik baik secara kuantitas maupun kualitas.

Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu sekalian, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam Satu Data,
Admin Dapodikdasmen

LINK UNDUHAN
Aplikasi Dapodik Versi 2016 (unduh disini)
Generate Data Prefill (unduh disini)
Panduan Penggunaan Aplikasi Versi 2016 (unduh disini)
Surat Edaran Dirjen Dikdasmen (unduh disini)

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Pendidikan Dasar dan Menengah digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan.

Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana dimaksud meliputi:
a. Kompetensi Lulusan SD/MI/SDLB/Paket A;
b. Kompetensi Lulusan SMP/MTs/SMPLB/Paket B; dan
c. Kompetensi Lulusan SMA/MA/SMK/MAK/SMALB/ Paket C.

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 6 Juni 2016 dan disyahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan.

Ruang Lingkup permendikbud no 20 tahun 2016 ini tentang Standar Kompetensi Lulusan terdiri atas kriteria kualifikasi kemampuan peserta didik yang diharapkan dapat dicapai setelah menyelesaikan masa belajarnya di satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Setiap lulusan satuan pendidikan dasar dan menengah memiliki kompetensi pada tiga dimensi yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Lulusan SD/MI/SDLB/Paket A; SMP/MTs/SMPLB/Paket B; dan SMA/MA/ SMALB/Paket C memiliki kompetensi pada dimensi sikap sebagai berikut.






Gradasi untuk dimensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan antar jenjang pendidikan memperhatikan:

  • a. perkembangan psikologis anak; 
  • b. lingkup dan kedalaman; 
  • c. kesinambungan; 
  • d. fungsi satuan pendidikan; dan 
  • e. lingkungan

Hati-Hati... Guru yang sudah sertifikasi ngajarnya bukan mapelnya sesuai kode mapel sertifikasi, maka siap-siap tidak akan VALID didalam DAPODIK, resiko bagi guru tentu akan bermasalah dalam penerimaan tunjangan profesinya, SKTP tidak keluar-keluar, teman guru yang lain sudah menikmati tunjangan profesi, guru yang bermasalah di kode mapelnya tentu akan pusing sendiri, karena akan direpotkan mengurus sendiri secara manual.

PERHATIKAN TABEL DI BAWAH INI:
Kewenangan Mengajar Guru Berdasarkan Kurikulum 2013, sesuai informasi dari Kepala Badan PSDMPK dan PMP No: 29277/J/LL/2014, tanggal 25 Nopember 2014: Lengkapnya silahkan download disini.

Repotnya birokrasi Indonesia, sampai menteri pun harus marah seperti ini:

Kepada 
Yth Jajaran Pimpinan Kemdikbud

Assalamu'alaikum wr wb

Kemarin saya mampir ke Unit Layanan Terpadu di Gedung C. Saya tuliskan catatan kecil untuk jadi bahan refleksi dan susun langkah perubahan.

Begini ceritanya .....

"Inggih Pak, mboten napa-napa," jawab Ibu Mei. Iya tidak apa-apak Pak. Itu jawabnya saat saya minta maaf atas nama Kemdikbud.

Lalu saya tanya kenapa sampai pergi ke Jakarta.  "Saya ini sudah 59 Pak. Tahun depan pensiun, kalau tahun ini ada masalah saya takut tidak bisa terima uang pensiun," Ibu Mei menjelaskan alasan kenapa ngurus ke Jakarta.

Itu cuma satu dari dua ratusan orang yang datang di hari jumat kemarin. Ibu guru itu bernama Ibu Mei, seorang guru TK dari Kec Mertoyudan, Kab. Magelang. Dia berangkat ke Jakarta ditemani putrinya yang tinggal di Semarang dan seorang staf Dinas Pendidikan Kab. Magelang.

Sesudah jumatan, saya berjalan melewati ULT. Tanpa sengaja, berpapasan lagi dengan mereka bertiga di selasar depan ULT.

Saya tanya apakah sudah beres, lalu putrinya menjawab, "tadi kami diminta oleh petugas ULT utk mengurus ke lantai 13 di Gedung D. Kami sudah ke sana lalu menunggu tapi petugasnya tidak ada."

"Sekarang mau kemana?" tanya saya. Putrinya kemudian menjawab, "kami mau ke Bandara, terlanjur beli tiket PP sore ini." Semua diam. Saya kaget, ya amat terkejut.

Bapak dan Ibu semua, seorang Ibu guru TK yg sudah amat senior dari pinggiran Kab Magelang telah habiskan uang untuk beli tiket pesawat Semarang-Jakarta PP dan terpaksa pulang dengan tangan hampa. Alasannya sederhana: petugas tidak di tempat.

Cukup sudah tempat ini jadi pangkal kekecewaan !!

Saya ajak mereka ke ruangan saya dan panggil petugas GTK untuk membereskan hingga tuntas.

Bapak dan Ibu, ini tidak seharusnya terjadi dan tidak boleh berulang. Saya tegaskan sekai lagi: TIDAK BOLEH BERULANG.

Saya akan ceritakan lagi pengalaman nyata, pengalaman kami yang pernah saya ceritakan pada Ibu dan Bapak sekaian saat kita bicara soal pelayanan pada guru beberapa bulan yang lalu.

Saat itu saya masih duduk di bangku SMA, saya mengantar almarhum Ayah ke Stasiun Tugu di Jogjakarta. Beliau berangkat naik KA Senja Utama ke Jakarta, akan mengurus soal kepangkatannya di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Kami sekeluarga melepas dengan penuh harap bahwa kepangkatannya bisa beres. Beberapa hari kemudian, menjelang subuh saya menjemput di Stasiun Tugu lagi. Saat itu diceritakan bahwa urusannya tidak selesai karena pejabat yang berwenang sedang tidak di tempat dan yang lain tidak bisa memutuskan. Ya, sama persis. Pulang kampung dengan tangan hampa. Sebabnya sama: pejabat tidak ada di tempat.

Sekembalinya dari Jakarta, pagi itu juga ayah langsung mengajar lagi. Ruang kelasnya tidak boleh kosong terlalu lama.

Beberapa waktu kemudian, kami sekeluarga mengantar lagi ke Stasiun Tugu. Ayah berangkat lagi ke Jakarta untuk menuntaskan urusan kepegawaiannya, yang pada waktu itu, Beliau sudah lebih dari 25 tahun mengajar.

Bawa kopor dan tas dokumen, berisi semua berkas-berkas penunjang. Di perjalanan pulang dari stasiun, Ibu berguman sambil matanya berkaca-kaca, "Kasihan Abah, jadi korban perubahan aturan". Kami panggil Ayah dng sebutan sunda Abah. Saya tidak ingat detail aturannya tapi kami semua diam sambil berharap kali ini beres.

Datang harinya Beliau kembali ke Jogja. Saya jemput lagi di Stasiun Tugu subuh-subuh. Beliau membawa kabar, tidak bisa. Ikhtiar pengurusan pangkat itu hasilnya nihil.

Saya ingat, kita duduk mengitari meja makan mendengarkan cerita Beliau saat mengurus di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Bawa map berisi dokumen, mengantri di ruang tunggu, hingga akhirnya ditemui Sang Pejabat. Detail cerita Beliau. Kita semua jadi geram dan kesal mendengarnya. Di akhir obrolan pagi itu, beliau mengatakan kira-kira begini, biarlah negara tidak mengakui masa kerja ini tapi yang penting ada di catatan Allah.

Hingga akhirnya hayatnya, pangkat Ayah tidak pernah bisa dituntaskan. Ayah  mengajar lebih dari 40 tahun. Ribuan pernah jadi muridnya. Kebahagiannya didapat bukan dari selembar kertas pengakuan negara, tapi dari lembaran surat, kartu lebaran, atau silaturahmi bekas murid-muridnya.

Setiap melihat guru datang ke Kemdikbud mengurus kepangkatan, sertifikasi, NUPTK dll, saya membayangkan mereka kelak pulang ke rumah disomgsong oleh istri, suami dan anak-anak yang berharap dengar kabar baik, seperti keluarga kami dulu. Semua anggota keluarga menunggu kepulangan dengan penuh harap untuk sebuah urusan yang seharusnya tidak perlu terjadi.

Tugas mereka mengajar, mendidik, dan menginpsirasi. Tugas birokrasi pendidkkan adalah memudah mereka bekerja, bukan malah menyulitkan. Cukup sudah. Cukup kementrian ini jadi kontributor permasalahan administrasi tanpa akhir.

Bapak dan Ibu, Laporan dari BKLM tentang jumlah guru yang datang ke ULT Kemdikbud ini jangan pernah dipandang semata-mata sebagai data statistik untuk dianalisa.

Tiap angka itu adalah seorang manusia harapan keluarga. Mereka adalah pilar keluarga. Anak, istri atau suami menunggu penuh harap di kampung halaman. Mereka adalah pejuang yang telah lelah, telah berkeringat di garis depan, di depan kelas utk mendidik anak-anak kita.

Lunasi semua haknya. Permudah semua prosesnya. Manusiawikan kembali proses pengurusannya. Tuntaskan ini dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Di hari Sabtu siang, renungkan catatan ini. Bayangkan tiap kita berada di posisi para pencari kepastian, para Ibu dan Bapak guru yang datang ke ULT.

Awal minggu depan, saya akan siapkan surat instruksi resminya. Instruksinya: semua unit yang terkait dengan urusan data guru dan seputar pengurusan administrasi guru untuk menyiapkan rencana perombakan total. Penyederhanaan total. Segera siapkan utk menjalankan instruksi 

Jika Bapak dan Ibu menemui kendala, ada yang menolak untuk berubah, ada yang tidak sanggup untuk mensederhanakan proses maka tegur dengan keras dan tegas. Beri aba-aba untuk minggir dari barisan !

Anies Baswedan
Ditulis dlm perjalanan Jkt-Denpasar.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label