Hati-hati Mapping JJM Guru TIK Pada Dapodik

Berurusan dengan dapodik tidak akan lepas dari urusan ujung-ujungnya duit, salah memasukan data, salah mapping jam pelajaran untuk guru mata pelajaran tertentu, akan berakibat data guru tersebut berstatus tidak valid, dan jika dibiarkan TIDAK VALID maka siap-siap saja duit tertunda sampai data dinyatakan valid.

Pada posting ini sekedar mengingatkan untuk kawan-kawan Operator Dapodik, agar berhati-hati dalam mapping JJM untuk Guru TIK pada rombel. 

Untuk Kurikulum KTSP (2006):
(1) Pastikan Jenis PTK = Guru Mata Pelajaran 
(2) Petakan jam mengajar 2 jam per minggu pada kelompok Mapel Wajib atau kelompok Tambahan Jam Wajib (maks 4) pada seluruh rombel yang diampu. 
(3) Total JJM (Mapel Wajib + Tambahan Jam) tidak boleh lebih dari 36
(4) Jika di sekolah terdapat guru TIK dan guru Keterampilan, maka mappingnya harus di pisah. Guru TIK di Mapel Wajib, sedangkan Guru Keterampilan di kelompok Tambahan Jam Wajib (maks 4), atau sebaliknya.
(5) Validasi pemenuhan beban kerja adalah apabila jumlah jam yg diampu >=24.

Untuk sekolah yang sudah melaksanakan Kurikulum 2013:
(1) Pastikan Jenis PTK = Guru TIK
(2) Petakan jam mengajar 1-2 jam per minggu pada kelompok Mapel Tambahan pada seluruh rombel yang diampu.
(3) Validasi pemenuhan beban kerja adalah apabila akumulasi jumlah siswa dari seluruh rombel yang diampu >=150.
Yang baru pada Dapodikdas ver 4.1.1 :
(1) Pastikan semua PTK mempunyai akun (email dan password) yang dimasukkan di Tab Penugasan.
(2) Akun (email dan password) inilah nanti yang digunakan untuk mengetahui hasil validasi data dan beban kerja di Info GTK.
Sumber.


Demikian informasi tentang kehati-hatian dalam proses mapping JJM Guru TIK Pada aplikasi Dapodik. Semoga Bermanfaat.

Posting Komentar

[facebook][blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label