Maret 2016

“Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti, pikiran, dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak kita.” Ki Hadjar Dewantara.


  • Download Buku Saku Gerakan Literasi Sekolah [DOWNLOAD
  • Buku Panduan Gerakan Literasi Sekolah Untuk SMK [DOWNLOAD]  
  • Buku Panduan Gerakan Literasi Sekolah Untuk SMP [DOWNLOAD]  
  • Buku Panduan Gerakan Literasi Sekolah Untuk SMA [DOWNLOAD]   

Operator Sekolah (OPS) istilah yang mulai tenar saat sistem pendataan online diterapkan, mulai dari DAPODIK, Padamu Negeri, Pendataan UN, dll sehingga sampai saat ini banyak kebijakan-kebijakan pemerintah diambil berdasarkan laporan pendataan dari masing-masing sekolah diseluruh Indonesia, mulai dari seberapa besar dana BOS yang akan diterima sekolah, pencairan tunjangan profesi, penerimaan dana rehab sekolah, dan kebijakan-kebijakan lainya.

Operator Sekolah (OPS) tugasnya sebenarnya tidak begitu berat, karena memang tidak perlu mengangkat beban yang berat-berat, cukup bawa laptop, bawa berkas-berkas secukupnya, dan NGETIK, jadi selama orang tersebut bisa NGETIK, maka dia pantas dan layak menjadi Operator Sekolah. :)

Tugas Operator Sekolah diantaranya sebagai berikut:
  1. Membuat Jadwal Pendataan (Formulir Data PTK Dan Siswa), disebar untuk diisi dengan lengkap oleh seluruh siswa dan PTK. 
  2. Menginstal Aplikasi Dapodik, dan rutin mengecek jika sewaktu-waktu ada informasi update aplikasi, karena jika aplikasi tidak uptodate, maka aplikasi tidak bisa digunakan.
  3. Mengentry data yang telah diisi oleh PTK dan siswa, tentunya dengan melihat Formulir data PTK dan siswa serta mencocokan dengan data pendukung seperti Ijazah, Akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK).
  4. Sincorinisasi data, supaya data yang ada di lokal (sekolah) sama dengan data yang ada di server pusat pendataan, proses ini membutuhkan koneksi internet.
  5. Mencetak / Print Out Profil Sekolah Sebagai Laporan Pengerjaan.
  6. Koreksi jika ada kesalahan dengan mengecek data-data yang ada di aplikasi dan data pendukung lainya, seperti ijazah, akta kelahiran, kartu keluarga, untuk aktifitas ini harus melihat jadwal yang telah ditetapkan, supaya data yang telah dikoreksi bisa digunakan pada periode tertentu.
  7. Memantau perkembangan pendataan sampai turunnya SK tunjangan profesi untuk semua PTK yang telah memiliki sertifikat pendidik.
Selain bertugas dalam pengelolaan data menggunakan aplikasi dapodik, tugas operator sekolah juga mengelola pendataan untuk aplikasi lain yang diterapkan pemerintah, baik daerah maupun pusat, sedangkan untuk input biodata dan Nilai PESERTA UN baik secara Online maupun Offline kadang diserahkan ke operator sekolah, dan bisa juga dilaksanakan oleh panitia US/ UN sekolah, tentunya biasanya tetap melibatkan operator sekolah untuk membantu proses input data ke aplikasi UN.

Dengan melihat beberapa contoh tugas operator sekolah diatas, tentunya kita bisa melihat pekerjaan ini bukanlah pekerjaan yang sepele, bukan pekerjaan yang singkat, namun seringkali membutuhkan waktu khusus untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai operator sekolah, sehingga akhir-akhir ini Guru yang merangkap jadi OPS (diberi tugas tambahan OPS) mulai mengeluh, mulai mengajukan pensiun dari OPS, dikarenakan tugas guru kedepan semakin berat, kewajiban sebagai seorang guru kedepan semakin membutuhkan tenaga yang tidak sedikit, apalagi seperti yang ada pada permendikbud yang mengatur tentang tugas tambahan guru, tugas tambahan Operator Sekolah belum diakui dan tidak ekuivalen dengan jam pelajaran.

Permendikbud No. 4 Tahun 2015 Tentang Ekuivalensi Kegiatan Pembelajaran/Pembimbingan Bagi Guru Yang Bertugas Pada Smp/Sma/Smk Yang Melaksanakan Kurikulum 2013 Pada Semester Pertama Menjadi Kurikulum Tahun 2006 Pada Semester Kedua Tahun Pelajaran 2014/2015, isinya diantaranya adalah penjelasan tentang tugas tambahan guru yang diakui dan ekuivalen dengan jam pelajaran:

1. Tugas Tambahan Guru Sebagai wali kelas (2 jam pelajaran)
  • Surat tugas sebagai wali kelas dari kepala sekolah
  • Program dan jadwal kegiatan yang ditandatangani oleh kepala sekolah.
  • Laporan hasil kegiatan wali kelas
2. Membina OSIS (1 jam pelajaran)
  • Surat tugas sebagai pembina OSIS dari kepala sekolah
  • Program dan jadwal kegiatan yang ditandatangani oleh kepala sekolah.
  • Laporan hasil kegiatan pembinaan OSIS
3. Guru Piket (1 jam pelajaran)
  • Surat tugas per semester sebagai guru piket dari kepala sekolah
  • Jadwal piket yang ditandatangani oleh kepala sekolah.
  • Laporan hasil piket per tugas
4. Membina kegiatan ekstrakurikuler, seperti OSN, Keagamaan, Pramuka,  Olah raga, Kesenian, UKS, PMR, Pencinta  Alam, dan KIR (2 jam pelajaran)
  • Surat tugas sebagai pembina ekstrakurikuler tertentu dari kepala sekolah
  • Program dan jadwal kegiatan yang ditandatangani oleh kepala sekolah.
  • Laporan hasil kegiatan pembinaan ekstrakurikuler tertentu

5. Menjadi tutor Paket A, Paket B, Paket C, Paket C Kejuruan, atau program Pendidikan kesetaraan.
  • SK mengajar sebagai tutor.
  • Jadwal kegiatan yang ditandatangani oleh kepala PKBM/SKB.
  • Laporan pelaksanaan tugas sebagai tutor.
Download Permendikbud No 4 Tahun 2015 DISINI

Selain tugas-tugas tambahan guru diatas, tugas tambahan yang diakui dalam aplikasi dapodik juga sudah dihitung jumlah jamnya adalah sebagai berikut:

  1. Guru Dengan Tugas Tambahan Kepala Sekolah Diakui 18 Jam. Mengajar 6 Jam = 24 Jam
  2. Guru Dengan Tugas Tambahan Wakil Kepala Diakui 12 Jam. Mengajar 12 Jam = 24 Jam
  3. Guru Dengan Tugas Tambahan Kepala Laboratorium / Perpustakaan Diakui 12 Jam. Mengajar 12 Jam = 24 Jam
Sedangkan Guru Dengan Tugas Tambahan OPERATOR SEKOLAH Tidak Diakui Jamnya Sebagai OPERATOR.

Pada kasus tertentu, guru yang ditugaskan sebagai operator sekolah sangat LUCU dan WAGU, dikarenakan meja guru yang seharusnya berisi tugas dan hasil karya peserta didik dan mengoreksi, menganalisa, tapi yang terjadi adalah di meja guru menumpuk berkas-berkas pendataan, seperti formulir PTK, Formulir Siswa, foto copy Ijazah, akta kelahiran, Kartu Keluarga, dan berkas-berkas lainya.

Melihat TUPOKSI GURU yang sebenarnya sudah cukup banyak, dan belum tentu bisa dilaksanakan semua, Seharusnya guru ada waktu juga untuk pengembangan diri, melakukan penelitian di kelas, membuat tulisan yang bermanfaat, tapi yang terjadi setiap hari yang ada di OTAKnya cenderung berisi data yang belum beres, belum valid dan mungkin ada juga tekanan dari oknum tertentu, ini tentu SANGAT tidak pas jika beban tugas tambahan Operator Sekolah dibebankan kepada Guru, yang sesuai adalah Operator Sekolah diserahkan pada Tenaga Administrasi Sekolah.

Jika sang guru (misal guru TIK) masih tetap dibutuhkan tenaganya dalam mengelola pendataan sekolah, jadikan ia sebagai pendamping Operator Sekolah, BUKAN sebagai pekerjanya. Pekerjaan mengumpulkan data, input/ entry data, mengetik, mengecek data dengan berkas-berkas, dikerjakan oleh tenaga administrasi sekolah.

Jadi... Tugas Tambahan Guru Sebagai Operator Sekolah, Pantaskah? dan jika sudar terlanjur diberi tugas, perlukan untuk dipertahankan?

Berikut contoh Proposal Ujian Praktek TIK SMP 
A. DASAR PELAKSANAAN
Keputusan Kepala Sekolah No. 800 /      /2016 Tentang PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UJIAN SEKOLAH (POS) SMP Negeri 1 Kaliwungu Kab. Semarang Tahun Pelajaran  2015 / 2016.

B. STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN UJIAN PRAKTIK
KOMPETENSI DAN INDIKATOR
1 Melakukan Operasi dasar Komputer
  • Mengubah Tampilan pada dekstop, 
  • Membuat shortcut program aplikasi tertentu,
  • Manajemen file.
2 Kemampuan Operasi Dasar Internet/ Intranet
  • Melakukan Browsing
  • Melakukan searching/ pencarian informasi, 
  • Melakukan download Informasi, 
  • Mengirim email yang dilampiri file.
3 Kemampuan dasar membuat karya Informasi menggunakan program aplikasi
  • Mengolah informasi hasil proses download pada aplikasi tertentu, 
  • Memberi efek pada teks, 
  • Menyisipkan objek kedalam teks, 
  • Melakukan format halaman sesuai dengan jenis ukuran kertas.
  • Menyimpan dokumen.

C. PELAKSANAAN UJIAN PRAKTIK
Mata Pelajaran: Teknologi Informasi dan Komunikasi
Materi : Manajemen File, MS. Word, MS. Excel, Internet/ 
Intranet 
Peserta : Kelas IX A, IX B, IX C, IX D, IX E, IX F, IX G
Pelaksanaan : Jadwal menyesuaikan keputusan panitia UN/ US
Tempat : Ruang Laboratorium dan Warnet terdekat
Penilaian
- Nilai Max = 100
- Nilai Min = 70

Penguji : 
1. Amin Mungamar, S.Kom
2. Haning Dyas W.
Kriteria Penilaian
Ketepatan waktu : skor 30
Ketepatan cara kerja : skor 30
Keserasian tampilan : skor 40
jumlah skor : 100

Contoh Soal SBMPTN 2016 Beserta Jawabanya ini sebagai bahan belajar dan tambahan pengetahuan anda dalam mempersiapkan diri mengikuti SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Contoh Soal SBMPTN 2016 Beserta Jawabanya merupakan contoh soal tes potensi akademik (TPA), semoga diantara koleksi soal dan pembahasan untuk SBMPTN Tahun 2016 ini ada yang keluar, paling tidak anda akan mendapatkan gambaran pola soal SBMPTN tahun 2016. 

Versi latihan soal online SBMPTN tahun 2016 akan saya buat dan publikasikan di web ini.
Berikut Contoh Soal TPA SBMPTN 2015 dan Jawabannya:

Untuk soal nomor 1-2 pilihlah kata yang merupakan pasangan paling sesuai untuk mengisi titik-titik.
1. MAKAN:LAPAR=LAMPU:
A. Padang
B. Terang
C. Pijar
D. Gelap
KUNCI : D
Pembahasan :
Lapar perlu makan seperti gelap perlu lampu

2. KEUNTUNGAN:PENJUALAN=KEMASYHURAN:
A.pembelian
B.keberanian
C.penipuan
D.jenderal
KUNCI : B
Pembahasan :
Keuntungan karena penjualan ; Kemasyuran karena keberanian
Untuk soal nomor 3-4 pilihlah sepasang kata yang hubungannya sama atau dekat

3. PESAWAT TERBANG:KABIN
A.laci:meja
B.gedung;eskalator
C.rumah:ruangan
D.roda:kursi
KUNCI : C
Pembahasan :
Ruang pesawat yaitu kabin dan rumah beruangan

4. MENDOBRAK:MASUK
A.merampok:uang
B.telepon:telegram
C.mengaduk:semen
D.menyela:bicara
KUNCI : D
Pembahasan :
Mendobrak supaya bisa masuk dan menyela supaya dapat berbicara
Untuk soal nomor 5-8 pilihlah alternatif jawaban yang bermakna sama atau saling mendekati

5. TINPANG
A.kesal
B.ganjil
C.aneh
D.takseimbang
KUNCI : D
Pembahasan :
TIMPANG : takseimbang

6. KREASI
A.kemampuan berfikir
B.rencana
C.kepandaian menari
D.ciptaan
KUNCI : D
Pembahasan :
KREASI : ciptaan

7. KULMINASI
A.tingkatan tertinggi
B.tempat mendinginkan sesuatu
C.keadaan emosi seseorang
D.panas terik matahari
KUNCI : A
Pembahasan :
KULMINASI : tingkatan tertinggi 
Untuk nomor 8-9 pilihlah jawaban yang merupakan lawan kata

8. MANDIRI
A.roboh
B.tegak
C.berdikari
D.bergantung
KUNCI : D
Pembahasan :
MANDIRI >< bergantung

9. SPORADIS
A.jamur
B.kerap
C.jarang
D.seperti
KUNCI : B
Pembahasan :
SPORADIS (jarang) >< kerap
Untuk soal nomor 10 pilihlah kata yang tidak mempunyai kesamaan dengan kata-kata lainnya

10. Manakah berikut tidak mempunyai kesamaan dengan lainnya?
A.Emas
B.Tembaga
C.Batu bara
D.Perak
KUNCI : C

Versi PDF soal dan kunci jawaban saya ambil dari koleksinya pak Anang.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label