SG-PPG 2016 ditempuh 5,5 bulan Biaya 15 Juta, ini Struktur Kurikulumnya

Alhamdulillah... sebagai wujud rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah kita nikmati sampai detik ini, salah satu nikmat yang diterima mungkin anda salah satu guru diantara ribuan guru yang saat ini diberi kesempatan untuk menjadi calon peserta SG-PPG tahun 2016 ini, dalam minggu ini mungkin anda sangat sibuk, pontang-panting kesana kemari mencari berkas-berkas yang dibutuhkan sebagai syarat administrasi mengikuti sergur pola PPGJ, sehingga setelah melalui proses verifikasi dan validasi oleh dinas pendidikan kabupaten/ kota, maka berdoalah semoga anda berhak mengikuti PPGJ tahun 2016, walaupun sampai postingan ini saya publikasikan, masih terdengar info yang cukup membuat resah dan gelisah calon peserta sergur PPGJ, karena ada informasi calon peserta harus menyiapkan anggaran pendidikan mencapai 15 juta rupiah.

Mari kita berdoa bersama semoga sampai pelaksanaanya nanti ada kebijakan baru yang bisa mengurangi beban biaya tersebut. kalaupun misal tetap membutuhkan biaya tersebut, semoga anda bisa membayar dengan lancar dan tanpa halangan suatu apa. amiiin....

Kriteria penetapan peserta SG-PPG tahun 2016 diurutkan dengan prioritas,
Calon peserta sertifikasi guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi ditentukan dengan urutan prioritas sebagai berikut:
  1. Skor UKG Tahun 2015.
  2. Guru yang mengikuti resertifikasi karena perubahan kurikulum (untuk pola PF dan PLPG).
  3. Semua guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang memenuhi persyaratan dan belum memiliki sertifikat pendidik (untuk pola PF dan PLPG).
  4. Semua guru yang mengajar di daerah perbatasan, terdepan, terluar yang memenuhi persyaratan.
  5. Jumlah guru yang dibutuhkan per kabupaten sesuai dengan perhitungan kebutuhan guru.
  6. Usia guru dihitung berdasarkan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran yang tercantum dalam akta kelahiran atau bukti lain yang sah.
  7. Masa kerja guru dihitung sejak yang bersangkutan bekerja sebagai guru baik sebagai PNS maupun bukan PNS.
  8. Pangkat/Golongan terakhir yang dimiliki guru saat dicalonkan sebagai peserta sertifikasi guru. Kriteria ini adalah khusus untuk guru PNS atau guru bukan PNS yang telah memiliki SK Inpassing.

Pelaksanaan SG-PPG diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang menyelenggarakan program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi minimal B dan ditetapkan oleh pemerintah (Kemenristekdikti).
Guru yang memenuhi persyaratan administrasi mengikuti seleksi masuk sebagai peserta SG-PPG di LPTK. sedangkan bagi guru yang lulus seleksi masuk SG-PPG selanjutnya mengikuti tahapan:  workshop 1, PPL 1, workshop 2, dan  PPL 2. (total memakan waktu kurang lebih 5,5 bulan)



A. Kegiatan Workshop 1 dan PPL 1 

Workshop 1 = 10 SKS  (IN 1) 
Penugasan di Sekolah (PPL1) (3 SKS) = 8 hari (10 JP per hari)

  • Tagihan penugasan identifikasi problematika pembelajaran/ layanan di sekolah meliputi:
  • analisis kesulitan dan kelemahan kinerja belajar siswa
  • Perilaku/sikap belajar siswa
  • Penguasaan materi
2. Analisis kesulitan dan kelemahan dalam pembelajaran. 
  • Analisis kurikulum SK/KI dan KD
  • Pendekatan/model/ metode pembelajaran
  • Media pembelajaran
  • Pengelolaan kelas
  • Penilaian hasil belajar
  • Analisis hasil penilaian

Workshop 1 = 10 SKS  (IN 1)
7 SKS di LPTK = 20 hari (10 JP per hari)
  • Pengembangan Konsep dan penerapan Techno Pedagogical Content Knowledge (TPACK).
  • Pengembangan perangkat pembelajaran atau perangkat layanan bagi guru BK dan TIK melalui penugasan individual
  • Peer Teaching/Peer GC/Layanan TIK
  • Penyusunan draft proposal PTK/Lesson Study/PTBK/PTTIK (akan difinalkan pada WS-2)
  • Ujian tulis dengan 3 kali kesempatan ujian. Peserta yg lulus ujian tulis  berhak mengikuti kegiatan berikutnya.

PPL 1 = 6 SKS (ON 1)
6 SKS: 37 hari kerja (6 jam per hari)
  • Penerapan perangkat pembelajaran atau perangkat layanan bagi guru BK dan TIK di sekolah masing-masing yang disupervisi oleh petugas yang ditunjuk.
  • Diakhiri dengan ujian kinerja dengan penguji supervisor pendamping, diberi kesempatan  3 kali ujian
B. Kegiatan Workshop 2 dan PPL 2  
Workshop 2 = 12 SKS  (IN 2) 
9 SKS di LPTK = 25 hari (10 JP per hari)
  • Refleksi hasil penugasan identifikasi problematika pembelajaran/ layanan di sekolah melalui FGD
  • Pengembangan perangkat pembelajaran atau perangkat layanan bagi guru BK dan TIK melalui penugasan individual
  • Peer Teaching/Peer GC/Layanan TIK
  • Penyusunan proposal PTK/Lesson Study/PTBK/PTTIK (pengembangan dari draft proposal pada WS-1)
  • Ujian tulis dengan 3 kali kesempatan ujian. Peserta yg lulus ujian tulis  berhak mendapat sertifikat mengikuti kegiatan

PPL 2 = 8 SKS (ON 2)
8 SKS: 50 hari kerja (6 jam per hari)
  • Penerapan perangkat pembelajaran atau perangkat layanan bagi guru BK dan TIK di sekolah masing-masing dengan supervisi oleh petugas yang ditunjuk.
  • Praktek persekolahan (manajemen persekolahaan, pembinaan perpustakaan, partisipasi dalam kegiatan ekstra kurikuler, pembinaan OSIS, dll.)
  • Pelaksanaan PTK/Lesson Study/PTBK/PTTIK
  • Diakhiri dengan ujian kinerja dengan 2 penguji, yaitu asesor dari LPTK dan supervisor pendamping, diberi kesempatan 3 kali ujian

Workshop 2 = 12 SKS  (IN 2) 
3 SKS Penugasan di Sekolah = 8 hari (10 JP per hari)
Tagihan penugasan identifikasi problematika pembelajaran/layanan di sekolah sama dengan kegiatan penugasan pada workshop 1
SerGur-PPGJ dilaksanakan untuk menghasilkan capaian pembelajaran (CP) Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 7, dengan tujuan:
  • seperangkat pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi pembelajaran;
  • seperangkat pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tanggung jawab untuk membentuk kepribadian yang berintegritas, taat regulasi, berjiwa gotong royong, memiliki etos kerja, dan semangat bela negara;
  • seperangkat pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tanggung jawab untuk berkomunikasi, berinteraksi, serta beradaptasi di lingkungan sekolah dan masyarakat; dan
  • seperangkat pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tanggung jawab untuk menguasai struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang harus dimiliki, dihayati, dan diaktualisasikan oleh guru
(sumber dan Buku 1 SG-PPG 2016)

Posting Komentar

[facebook][blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label