Maret 2017

Seorang guru yang professional harus dapat mengetahui perannya dengan jelas, menyiapkan bahan atau materi pelajaran terutama yang baru, menyiapkan murid untuk menerima pelajaran, cara pengajaran yang tepat, teknik pengajaran yang sesuai, strategi pengajaran yang efektif, dan memiliki ketrampilan yang memadai, dan juga guru tidak melupakan untuk mereview pelajaran yang lalu, memberikan pelatihan  aplikasi dan konsep, juga memberikan umpan balik atau koreksi & melakukan review mingguan dan bulanan.

Untuk menjadi guru yang professional tidaklah semudah yang kita bayangkan, guru juga memerlukan pelatihan-pelatihan maupun seminar-seminar yang tujuannya adalah untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi guru itu sendiri. Dan untuk membuat pelatihan ataupun seminar diperlukan orang orang yang punya kemampuan yang lebih, punya kepedulian, loyalitas, untuk mengelola dan mengadakan suatu kegiatan yang bisa dinikmati oleh guru-guru untuk peningkatan kompetensi diri dalam suatu wadah Kelompok Kerja Guru ( KKG)/ Musyawarah Guru Mata Pelajaran. KKG(MGMP).

Istilah KKG( Kelompok Kerja Guru) dipakai untuk tingkat SD maupun MI dan MGMP ( Musyawarah Guru Mata Pelajaran ) dipakai untuk tingkat SMP, SMA, SMK,  sebagai Organisasi menjadi sarana peningkatan profesionalitas bagi guru semua Mata Pelajaran baik secara individu maupun organisasi. Mengingat guru merupakan anggota dari KKG atau MGMP sebagai organisasi maupun mandiri, maka fungsi layanannya kepada guru akan semakin terasa, sebab KKG atau MGMP adalah organisasi yang langsung bersentuhan dengan guru.

Berdasarkan surat edaran perihal Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pemberdayaan Kelompok Kerja dari Dirjen GTK, bahwa Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Kpala Sekolah (KKKS), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS), dan kelompok kerja lainnya merupakan wadah yang efektif bagi guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesionalitasnya.
Untuk menguatkan kelompok kerja, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan telah memulai menggunakan sistem informasi untuk mengelola data kelompok kerja. Melalui sistem tersebut diharapkan pengelolaan kelompok kerja dapat lebih optimal dalam perencanaan, penganggaran, dan pengendalian kegiatan peningkatan kompetensi guru melalui kelompok kerja dimaksud.

Sehubungan dengan hal diatas Dirjen GTK menghimbau untuk memastikan semua guru dan tenaga kependidikan terdaftar dalam kelompok kerja melalui sistem informasi yang dapat diakses melalui alamat: https://sim.gurupembelajar.id/
Disamping itu, pastikan bahwa semua guru telah mendapatkan akun untuk login di sistem informasi ini, sehingga bisa mengecek sendiri laporan hasil UKG, mendapatkan informasi-informasi lain yang berkaitan dengan program ini yaitu untuk guru anda bisa kunjungi: https://sim.gurupembelajar.id sedangkan untuk tenaga kependidikan melalui: http://pembelajar.tendik.kemdikbud.go.id/

Berikut surat edaran resmi dari dirjen GTK yang berkaitan dengan postingan Peningkatan Kompetensi Guru Melalui KKG, MGMP Semakin Strategis ini.

Berbicara masalah obyek wisata/ tempat wisata di kota salatiga maka akan lebih baik jika kita kenalan dulu dengan kota salatiga yuk...

Menurut yang saya kutip dari wikipedia, Kota Salatiga adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini berbatasan sepenuhnya dengan Kabupaten Semarang Salatiga terletak 49 km sebelah selatan Kota Semarang atau 52 km sebelah utara Kota Surakarta, dan berada di jalan negara yang menghubungkan Semarang-Surakarta. Salatiga terdiri atas 4 kecamatan, yakni Argomulyo, Tingkir, Sidomukti, dan Sidorejo. Kota ini berada di lereng timur Gunung Merbabu, sehingga membuat kota ini berudara cukup sejuk. Mulai tahun 2014 direncanakan pemekaran wilayah di dalam kota Salatiga segera terwujud, yaitu membagi kelurahan Kutowinangun menjadi 2 wilayah sehingga menjadi kelurahan Kutowinangun Lor (utara) dan Kelurahan Kutowinangun Kidul (selatan) mengingat wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang padat serta permintaan dari warga sebagai latar belakang pemekaran wilayah dan sudah diajukan kepada pemerintah negara Republik Indonesia. Dari letak administratif yang ada menjadikan kota Salatiga menduduki peringkat luas wilayah ke-18 kotamadya terkecil di Indonesia.

Kota dengan Luas 17,87 km² ini memiliki Cuaca: 21 °C, berbagai wisata yang cukup menarik, dan layak untuk anda kunjungi.

1. Obyek Wisata Salatiga Bukit Cinta
Obyek wisata salatiga yang satu ini dinamakan bukit cinta, hmmm... dari namanya saja sudah keliatan menarik khususnya bagi anda pasangan kekasih, namun jangan salah sangka dulu ya... konon wisata yang satu ini justru tidak boleh untuk pacaran pasangan yang belum sah, karena mitosnya cinta akan berakhir. Jadi bagi anda yang berniat pacaran disini, sangat tidak disarankan, kecuali ingin coba uji nyali. hehe...  Lokasi Obyek Wisata Salatiga Bukit Cinta berdekatan dengan rawa pening dan sangat mudah diakses melalui jalur salatiga - banyubiru, wisata bukit cinta ini anda bisa menikmati pemandangan yang indah serta hawa udara yang sejuk segar bebas polusi. bagaimana anda tertarik untuk berkunjung ke obyek wisata salatiga bukti cinta ini?
Nah, bagaimana akses masuk ke obyek wisata ini?
Gampang... anda bisa gunakan GPS dengan mengetik kata kunci Wisata Bukit Cinta Salatiga.

2. Obyek Wisata Salatiga Rawa Pening

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label