Jokowi Batalkan Permendikbud 23 Tahun 2017 Tentang Sekolah 5 Hari

Permendikbud no 23 tahun 2017 tentang hari sekolah yang didalamnya mencakup peraturan tentang sekolah 5 hari dibatalkan Presiden Joko Widodo, Keputusan ini diambil Jokowi usai memanggil Muhadjir dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Ma'ruf Amin ke Istana pada har 19 Juni 2017. Sebelumnya tanggal 12 Juni 2017 secara resmi Mendikbud Muhajir Efendy mengeluarkan permendikbud no 23 tahun 2017 tentang hari sekolah yang menimbulkan kontroversi di masyarakat, reaksi keras muncul dari Ormas besar Nahdlatul Ulama dengan berbagai pertimbangan.

Usai pertemuan, Ma'ruf yang didampingi Muhadjir mengelar jumpa pers mengumumkan pembatalan tersebut. seperti yang diberitakan media online kompas, bahwa Presiden merespons aspirasi yang berkembang di masyarakat dan memahami apa yang jadi keinginan masyarakat dan ormas Islam. Oleh karena itu, Presiden akan melakukan penataan ulang terhadap aturan itu.

KH. Ma'ruf Amin mengatakan, kebijakan yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 23 Tahun 2017 akan diganti dengan peraturan presiden, Presiden akan mengundang berbagai elemen masyarakat untuk meminta masukan dalam menyusun aturan itu. Termasuk ormas Islam seperti MUI, PBNU dan Muhammadiyah.

Presiden juga berjanji akan melakukan penguatan terhadap posisi Madrasah Diniyah Sehingga masalah-masalah yang menjadi krusial di dalam masyarakat akan bisa tertampung di dalam aturan yang akan dibuat itu.

Berikut video jumpa pers dan tanya jawab berkaitan dengan pembatalan presiden Jokowi terkait permendikbud no 23 tahun 2017 tentang hari sekolah:


Sumber berita.

Posting Komentar

[facebook][blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget

Label